Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Cara Menghadapi Bullying Anak di Rumah dan Sekolah

Bullying adalah fenomena sosial dan sering terjadi di sekolah hingga sekitar rumah. Simak cara mengatasinya.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 25 Juli 2022  |  16:28 WIB
Ini Cara Menghadapi Bullying Anak di Rumah dan Sekolah
Kekerasan verbal di antara anak - richlymiddleclass.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bullying atau perundungan merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang disengaja oleh kelompok atau individu untuk tujuan menyakiti korban secara terus menerus.

Dalam pelaksanaanya, perundungan ini tidak melihat laki-laki atau perempuan sebagai korbannya. Biasanya, perundungan yang dialami laki-laki adalah perbuatan menyakiti secara fisik, sedangkan perempuan lebih ke pengucilan sosial.

Seperti yang kita tahu, bullying telah menjadi bagian dari sekolah hingga tempat kerja selama bertahun-tahun dan menjadi fenomena sosial selalu saja terjadi, maka dari itu perlu tindakan untuk melawan rantai penindasan ini. 

Dilansir lama website resmi Asosiasi Psikologi Amerika (APA), yaitu apa.org, pada Senin (25/7/2022), ada beberapa cara untuk mencegah dan memutus rantai bullying:

Guru dan Perangkat Sekolah

• Jadilah Berpengetahuan dan Jeli Dalam Menangani Kasus Bullying

Guru dan perangkat sekolah perlu menyadari bahwa meskipun bullying umumnya terjadi di area seperti kamar mandi, taman bermain, lorong yang ramai, bus sekolah hingga melalui telepon seluler dan komputer, itu harus ditanggapi dengan serius.

Jika seorang guru mengamati perundungan di area sekolah maka diperlukan tindakan untuk menghentikannya, merekam kejadian tersebut dan melaporkan kepada perangkat sekolah yang sebenar-benarnya sehingga insiden tersebut dapat diselidiki. 

Tidak disarankan mengadakan pertemuan bersama dengan siswa yang dirundung karena itu bisa membuat malu siswa tersebut dan juga pertemuan ini akan sangat menakutkan bagi siswa yang dirundung.

• Libatkan Siswa dan Orang Tua

Siswa dan orang tua perlu menjadi bagian dalam tim keamanan dan gugus tugas anti-bullying. Siswa dapat memberi tahu orang dewasa tentang apa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Orang tua, guru, dan perangkat sekolah dapat membantu siswa terlibat dalam perilaku positif untuk mengajari pengetahuan tentang bullying sehingga mereka tahu bagaimana bertindak ketika perundungan terjadi. 

• Guru dan Perangkat Sekolah Harus Terjun Langsung

Sekolah dan ruang kelas harus menawarkan lingkungan belajar yang aman kepada siswa. Guru yang bertindak sebagai pengajar diharuskan untuk mengingatkan siswa bahwa bullying tidak diterima di sekolah dan perilaku seperti itu akan memiliki konsekuensi. 

Lalu, bagi siswa yang kesulitan menyesuaikan diri atau mencari teman, guru dan perangkat sekolah diharuskan untuk membantu siswa tersebut agar anak tidak merasa diasingkan atau terancam menjadi sasaran perundungan.

cara menghentikan bullying anak, bulli, perundungan

Orang Tua

Dalam tindakan perundungan yang dilakukan orang tua dibedakan menjadi dua kategori, yaitu kategori orang tua yang anaknya dirundung dan kategori orang tua yang anaknya menjadi orang yang merundung anak lain, tindakan tersebut di antaranya :

Orang Tua dari Anak-Anak yang Dibullying

• Ketahui Tanda Bullying Terhadap Anak Anda

Anak-anak mungkin tidak selalu vokal tentang ditindas, maka dari itu Anda perlu mengetahui tanda-tanda bahwa anak sudah dirundung seperti pakaian robek, ragu-ragu untuk pergi ke sekolah, nafsu makan berkurang, mimpi buruk, menangis, atau depresi.

Jika Anda menemukan anak Anda ditindas, langsung lakukan tindakan yang tepat dengan melaporkannya ke pihak terkait dan tumbuhkan kembali mental anak Anda. Jangan sampai anak-anak terpuruk dengan perundungan yang dialaminya.

• Ajari Anak Anda Cara Menangani Bullying

Setelah melaporkan kasus perundungan ke pihak terkait, berilah pengetahuan anak untuk menangani perundungan. Beritahu anak Anda untuk bagaimana mengabaikan perundungan dan membuat strategi agar bisa mengatasi hal tersebut, seperti dengan membantu anak mengidentifikasi guru dan teman yang dapat membantu mereka jika mereka khawatir akan ditindas.

• Tetapkan Batasan Dengan Teknologi

Perundungan tidak hanya terjadi di dunia nyata saja, di zaman modern ini anak-anak juga bisa mendapatkan perundungan di internet atau biasa disebut dengan cyberbullying. Oleh karena itu, gunakanlah fitur anak-anak yang sudah disediakan Google. Pantau terus kegiatan anak-anak Anda dan tetapkan waktu bermain ponsel jika itu diperlukan.

Orang tua juga diwajibkan untuk melaporkan semua pesan ancaman kepada polisi dan harus mendokumentasikan setiap pesan teks, email, atau posting di situs web.

cara stop bullying

Orang Tua dari Anak-Anak yang Terlibat Dalam Bullying

• Hentikan Bullying Sebelum Dimulai

Ajari anak Anda tentang bullying, ada kemungkinan anak Anda mengalami kesulitan membaca tanda-tanda sosial dan tidak tahu apa yang mereka lakukan itu menyakitkan. Ingatkan anak Anda bahwa menindas orang lain dapat memiliki konsekuensi hukum.

• Jadikan Rumah Anda “Bebas Penindasan”

Anak-anak belajar perilaku melalui orang tua mereka, maka dari itu pola asuh anak juga menjadi faktor anak menjadi perundung atau tidak, seperti jika anak terkena perilaku agresif atau lingkungan yang terlalu ketat di rumah membuat anak-anak lebih rentan untuk melakukan intimidasi di sekolah. Orang tua/pengasuh harus memberikan contoh positif untuk anak Anda dalam hubungan Anda dengan orang lain.

Siswa

• Laporkan Kejadian Perundungan 

Penting bagi siswa untuk melaporkan setiap kasus perundungan kepada orang tua atau orang dewasa yang mereka percayai, seringkali anak-anak tidak melaporkan kasus ini karena takut dengan respon dari orang tuanya atau jika dalam melaporkan kasus cyberbullying, anak -anak akan takut orang tua mereka akan mengambil ponsel atau komputer mereka. 

Namun, penting untuk diketahui bahwa orang tua akan mendukung laporan anak mereka tentang perundungan dan juga mereka tidak akan mengambil ponsel anaknya sebagai konsekuensinya. Penting bagi anak-anak untuk mengingat bahwa bullying itu salah dan harus ditangani oleh orang dewasa.

• Jangan Membalas Perundungan

Mungkin sulit untuk tidak mem-bully balik, tetapi seperti kata pepatah, dua kesalahan tidak membuat benar. Cobalah untuk tidak menunjukkan kemarahan atau air mata dan bersikaplah tegas kepada si perundung untuk berhenti menindas atau mengabaikan mereka dengan pergi begitu saja.

• Hindari Situasi Sendirian

Bila memungkinkan, hindarilah situasi sendirian di lingkungan sekolah. Misalnya, lakukanlah kegiatan seperti makan siang bersama atau melakukan kegiatan bersama-sama, karena biasanya siswa yang terus sendirian berkemungkinan besar akan menjadi sasaran bullying di sekolah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anak Bullying orang tua sekolah
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top