Menuju Gunung Everest dari Nepal/iciclesadventuretreks.com
Travel

Mengenal Sherpa, Pemandu Gunung Everest yang Selamatkan Pendaki Malaysia dari Zona Kematian

Restu Wahyuning Asih
Selasa, 6 Juni 2023 - 08:06
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Kisah penyelamatan pendaki asal Malaysia bernama Ravichandran atau Ravi dari zona kematian Gunung Everest, viral di media sosial.

Ravi berhasil diselamatkan oleh Sherpa, setelah digendong dan diseret dalam kantong tidur selama kurang lebih 6 jam.

Hal ini diungkapkan oleh Gelje Sherpa, yang membantu Ravi selamat dari kamp III ke kamp dasar.

Sherpa sendiri dikenal sebagai penduduk asli Nepal yang bekerja sebagai pemandu Gunung Everest.

Tak hanya Ravi, Sherpa-sherpa ini banyak membantu pendaki selamat menaiki Gunung Everest dan kembali ke dasar.

Apa itu Sherpa?

Sherpa merupakan sebutan untuk penduduk Khumbu-Valley, Taman Nasional di sekitar Everest.

Mereka terkenal hebat dan kuat dalam memandu pendaki mencapai puncak Gunung Everest. Sherpa ini dikenal, selama beberapa generasi, memiliki genetik alami untuk beradaptasi di lingkungan sekitar Everest.

Dalam sebuah laporan, Sherpa yang terkuat bisa bertahan hingga 8.000 meter/23.000 kaki. Sebagian besar Sherpa akan membutuhkan oksigen di atas Camp 4.

Melansir Britannica, Sherpa Tenzing Norgay berhasil mencapai puncak Everest untuk memandu pria asal Selandia Baru bernama Edmund Hillary.

Pendakian Sherpa dan Edmund itu merupakan yang pertama kalinya dilakukan di puncak Everest. Keduany berhasil menakhlukkan Everest pada 29 Mei 1953.

Tenzing di usianya yang ke-19 sudah memulai ekspedisi pertamanya sebagai porter, tepatnya pada tahun 1933.

Dua tahun setelahnya, tepatnya tahun 1935, Tenzing menemani ekspedisi pengintaian Eric Shipton ke Everest.

Dalam beberapa tahun berikutnya Tenzing aktif mengambil bagian dalam ekspedisi Everest dari pendaki lainnya.

Atas prestasinya, Tenzing dianggap sebagai pahlawan legendaris di Nepal dan India. Ia pun menerima banyak penghargaan dari pemerintah Nepal hingga medali dari Raja Inggris, George VI.

Memiliki tugas yang bertaruhkan nyawa, gaji seorang Sherpa ini tidak main-main. Dalam satu pendakiannya, mereka dibayar hingga 7-8x gaji rata-rata pekerja di Nepal.

Bayaran itu semakin tinggi karena Sherpa tak hanya menjadi pemandu. Mereka juga menyediakan berbagai fasilitas seperti perlengkapan pemandu, penginapan, kedai kopi, hingga Wi-Fi agar pendaki tetap mendapat sinyal di atas pegunungan.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro