Suasana di Angkringan Kopi Joss Slasar Yogyakarta. JIBI-Bisnis/Eusebio Chrysnamurti.
Travel

Angkringan Kopi Joss Slasar Malioboro: Tampilan Lebih Modern, Harga Tetap Terjangkau

Surya Dua Artha Simanjuntak
Rabu, 10 April 2024 - 20:00
Bagikan

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Hampir di setiap sudut Yogyakarta, rasanya ada angkringan. Saking banyaknya, para pendatang sering kesulitan tentukan angkringan mana yang harus disinggahi.

Setidaknya, itulah yang dirasakan Tim Jelajah Lebaran 2024 Bisnis Indonesia ketika tiba di Yogyakarta. Akhirnya, pilihan jatuh ke Angkringan Kopi Joss Slasar Malioboro.

Alasannya tak muluk-muluk: lokasinya strategis di pusat kota sekaligus lokasi wisata. Angkringan Kopi Joss Slasar Malioboro terletak 100 meter dari arah barat spot foto 'Jl. Malioboro' yang legendaris itu.

Tampilannya juga mencuri perhatian: biasanya pelanggan lesehan di pinggiran jalan, namun pengunjung Angkringan Kopi Joss Slasar Malioboro disiapkan ruangan lengkap dengan meja serta bangkunya.

Gedungnya juga cukup unik. Berukuran kurang lebih 18 meter x 12 meter, ada empat pintu masuk berbentuk huruf n khas bangunan-bangunan Belanda.

Di setiap sudut ruangannya juga tersedia kipas untuk dinginkan ruangan. Meski berpenampilan modern, namun pengunjung tetap bebas merokok di dalam ruangan.

Total ada 10 gerobak di dalam Gedung Angkringan Kopi Joss Slasar Malioboro. Meski demikian, tak ada perbedaan menu di masing-masing gerobak angkringan tersebut.

Untuk makanan berat, ada soto ayam, nasi goreng telur, nasi telur sambal bawang, magelangan, nasi ayam bakar/goreng, indomie tante rebus/goreng, indomie telur rebus/goreng, mie dok-dok, dan bakmi Jawa rebus/goreng. Harganya berkisar Rp15.000-Rp25.000.

Untuk kudapan atau makanan ringan, ada nasi kucing sambel teri, nasi kucing oseng tempe, semua jenis sate-satean kecil, sosis, gorengan, tahu/tempe bacem, ceker bacem, dan kepala bacem. Harganya berkisar Rp3.000-Rp8.000.

Sedangkan untuk minuman, tentu ada kopi joss atau kopi khas Jogja yang disajikan bersama arang. Harganya Rp7.000.

Varian minuman lain juga tersedia seperti aneka wedang, susu, coklat, teh, dan jenis kopi lainnya yang kisaran harganya dari Rp6.000 hingga Rp10.000.

Roki (31) merupakan satu dari sepuluh pemilik lapak di Angkringan Kopi Joss Slasar Malioboro. Dia sudah berjualan angkringan sejak 2013.

Awalnya, dia buka lapak di bagian utara Stasiun Tugu Jogja. Meski demikian, PT KAI merelokasi para pemilik angkringan ke Slasar Malioboro pada awal-awal Covid-19 atau 2020.

Roki mengaku, omzet kotornya perhari sekitar Rp500.000. Jumlah tersebut berkurang sekitar 50% ketika dirinya melapak di utara Stasiun Tugu Jogja.

Menurutnya, para pelapak memang tidak mengambil untung banyak. Notabenenya mereka hanya berjualan minuman, sementara makanan ringan dan makanan berat diambil atau disediakan supplier.

Dia menjelaskan, harga sate-satean dari supplier Rp3.000. Para pelapak kemudian menjual ke pelanggan seharga Rp4.000. Begitu juga dengan makanan berat, jika seharga Rp20.000 maka pelapak akan menjual seharga Rp22.000.

"Jadi kita ambil untung [untuk sate-satean] pertusuknya Rp1.000. Sedangkan makanan berat ambil untung Rp2.000," jelas Roki saat ditemui Bisnis.

Angkringan Kopi Joss Slasar Malioboro sendiri buka setiap hari dari pukul 16.00 WIB hingga 02.00 WIB. Menurut Roki, pelanggaran ramai terutama pukul 19.00 WIB hingga 00.0 WIB.

Lalu, sehari-harinya angkringan ramai pada akhir pekan atau hari libur panjang. Sedang untuk jenis menu, ada tiga yang paling banyak diincar.

"Kopi Joss, nasi kucing. Tapi kalau makanan berat yang recommended [disarankan] seperti bakmi Jawa," ungkap Roki.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro