Penyakit Lupus pada Anak Lebih Mematikan, Ini Gejala dan Komplikasinya. aoccb.com
Health

Penyakit Lupus pada Anak Lebih Mematikan, Ini Gejala dan Komplikasinya

Redaksi
Rabu, 8 Mei 2024 - 02:17
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penyakit lupus jauh lebih mematikan ketika menyerang anak-anak. Hal itu disebabkan sistem imunitas tubuh anak-anak masih belum kuat melawan virus penyebab lupus.

Akibatnya, anak-anak berpotensi besar mengalami komplikasi penyakit.

“Dan dari seluruh kasus lupus hampir 20% adalah anak-anak. Dan penyakit lupus pada anak biasanya gejalanya akan lebih berat dibanding lupus pada dewasa. Juga keterlibatan organ lebih banyak,” jelas DR. dr. Reni Ghrahani Majangsari, SpA(K), MKes, mengatakan saat seminar daring “World Lupus Day” pada anak, Selasa (7/5/2024).

Lebih lanjut, Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Alergi Imunologi IDAI itu menuturkan lupus paling banyak menyerang anak pada usia 11-12 tahun.

“Selain faktor usia, juga faktor genetik dan etnis juga dapat memengaruhi ekspresi dari penyakit lupus ini,” tuturnya.
Gejala Penyakit Lupus

Reni megatakan demam yang abnormal adalah gejala awal penyakit lupus mulai menyerang sistem kekebalan tubuh anak. Kondisi ini membuat lebih mudah lelah dan tampak pucat.

Gejala selanjutnya, kata Reni, adalah turunnya berat badan anak secara drastis akibat nafsu makan yang berkurang. Lalu, anak rambut pada anak mulai mengalami kerontokan tidak wajar hingga kebotakan di sebagian maupun seluruh area kepala.

Anak juga akan mengalami nyeri otot dan sendi saat pagi hari atau biasanya disebut sebagai Morning stiffness.

Selain itu, Rina menyebut munculnya ruam di beberapa bagian tubuh anak dapat menjadi pertanda penyakit lupus sudah mendominasi sistem kekebalan tubuh anak. Kondisi ini dapat dilihat dari adanya luka di dinding mulut bagian atas yang tamak kemerahan dan tidak menimbulkan rasa nyeri.

Menurutnya luka di mulut terjadi pada 17-22% pasien lupus, atau dapat dikatakan merupakan gejala umum dari penyakit autoimun tersebut.

Selain itu, ruam malar akan timbul di bagian hidung dan pipi yang membentuk seperti kupu-kupu dengan warna kemerahan atau kecoklatan.

Tak hanya di bagian tersebut, ruam juga akan muncul di sela-sela belakang kuping yang disebut bercak diskoid. Bercak ini berbentuk seperti koin dengan warna kemerahan dan tampak mengelupas di bagian permukaannya.
Komplikasi Penyakit Lupus Pada Anak

Rina menjelaskan penyakit lupus memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Penyakit ini berujung pada hilangnya nyawa seseorang akibat ketidakmampuan tubuh melawan penyakit lupus.

“Lupus adalah penyakit yang dapat melibatkan seluruh dalam sistem organ, maka penyakit lupus ini dapat mengenai sistem saraf, paru-paru, sel-darah (merah dan putih),” kata Rina.

Rina menjelaskan beberapa komplikasi akibat penyakit lupus. Komplikasi ini menyerang berbagai organ dalam tubuh, diantaranya:
1. Penumpukan cairan di rongga paru
2. Penumpukan cairan di rongga jantung
3. Peradangan selaput jantung
4. Peradangan otot jantung
5. Pembesaran hati dan limpa
6. Penyakit ginjal
7. Penumpukan cairan di rongga usus
8. Peradangan sendi
9. Gangguan hormon tiroid
10. Penurunan trombosit
11. Pembesaran kelenjar getah bening ;dan
12. Keterlambatan pubertas dan gangguan pertumbuhan pada anak.

Reni mengimbau kepada orang tua untuk memperhatikan kesehatan dan tumbuh kembang anak secara fisik maupun mental untuk mencegah penyakit lupus. Orang tua wajib menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan rutin berolahraga.

“Mengurangi asupan garam pada anak yang sedang dapat pengobatan kortikosteroid. Kemudian meningkatkan pemberian protein pada anak-anak yang menderita kadar protein dalam darahnya rendah. Secara umum sumber nutrisi tidak ada pembatasan, silahkan memberikan nutrisi yang sehat dan seimbang,” pungkasnya. (Muhammad Sulthon Sulung Kandiyas)

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro