Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Galeri 678 selenggarakan pameran seni lukis

JAKARTA: Galeri 678 menyelenggarakan pameran bertema “Art in Blue” dengan menampilkan enam pelukis dari Yogyakarta dan Bali yang dibuka untuk umum mulai hari ini Sabtu 24 September  sampai 3 oktober.Seniman yang memajang karya lukisnya
Inria Zulfikar
Inria Zulfikar - Bisnis.com 24 September 2011  |  11:47 WIB

JAKARTA: Galeri 678 menyelenggarakan pameran bertema “Art in Blue” dengan menampilkan enam pelukis dari Yogyakarta dan Bali yang dibuka untuk umum mulai hari ini Sabtu 24 September  sampai 3 oktober.Seniman yang memajang karya lukisnya dalam pameran ini adalah I Dewa Made Sugita, Kan Kulak, Dewa Gede Ardhana, Mark Talib, Nanang  dan Irwan Wijayanto. Pameran seni lukis ini mematok harga Rp 15 juta-Rp 130 juta.Ketua penyelenggara pameran, Agus Bastian, mengatakan bahwa pameran ini diresmikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum  tadi malam ini merupakan bagian dari perayaan HUT Partai Demokrat yang ke-10 yang jatuh pada 9 September. “Jumlah lukisan yang dipajang sebanyak 31 sesuai dengan nomor partai,” kata pelukis yang juga kader Partai Demokrat Nanang hari ini.Agus Bastian, Ketua Biro Perkeretaapian DPP Partai Demokrat yang juga anggota Komisi V DPR RI, mengatakan bahwa pameran ini merupakan ajang menggelar karya perupa di Indonesia yang selama ini partai jarang menyentuhnya untuk kesenian terutama seni rupa.”Biasanya musik dan tari-tarian,” kata Agus Bastian. Dia juga mengatakan bahwa pada Oktober,  dia akan mementaskan Ketoprak Humor di Taman Ismail Marzuki. “Para pemainnya adalah kader Partai Demokrat dari berbagai daerah.”Pameran seni lukis ini digelar agar berbeda dimana selama ini seni rupa belum digarap dengan baik. Menurut Agus sebagian dari hasil penjualan lukisan ini akan disumbangkan kepada korban bencana alam lahar dingin Gunung Merapi di Yogyakarta.“Mereka dalam keadaan kesulitan air bersih, sekarang dalam situasi kemarau. Biasanya mereka bertani, beternak. Kini hidup mereka serba kekurangan, sehingga perlu bantuan,” kata Agus Bastian.(api) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top