Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

FILM SANG PIALANG: Ajang Sosialisasi Produk Pasar Modal

MAKASSAR--Pemutaran film perdana Sang Pialang di seluruh bioskop di Indonesia ternyata menjadi sarana sosialisasi dan promosi produk-produk pasar modal di Makassar.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Januari 2013  |  16:05 WIB

MAKASSAR--Pemutaran film perdana Sang Pialang di seluruh bioskop di Indonesia ternyata menjadi sarana sosialisasi dan promosi produk-produk pasar modal di Makassar.

 

Kepala Perwakilan Kantor Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Fahmin Amirullah mengatakan film yang menggambarkan aktifitas industri pasar modal itu menarik dimanfaatkan perusahaan sekuritas di Makassar untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat maupun investor mereka.
 

"Jalan cerita yang mudah dicerna dan didukung artis-artis terkenal, membuat film Sang Pialang ini menarik dijadikan pilihan masyarakat untuk mengenal lebih jauh tentang investasi pasar modal," tutur Fahmin, Rabu (16/1/2013).
 

Apalagi, lanjutnya, pemutaran film perdana Sang Pialang akan dilakukan serentak di bioskop di seluruh Indonesia mulai 17 Januari 2013.
 

"Film ini yang pertama kali mengangkat tema pasar modal, yang saat ini telah menjadi alternatif investasi masyarakat kita," ucapnya.
 

Sementara itu Branch Manager Royal Trust Capital (RTC) Makassar Muhammad Syaiful mengatakan akan menggelar jumpa fans dan nonton bareng dengan nasabah RTC Makassar.
 

"Kebetulan di Makassar, pemutaran film perdananya pada 18 Januari di Mall Ratu Indah. Melalui kerja sama dengan Bosowa Utama dan Royal Trust, kami akan menggelar makan malam bersama pemainnya sekalian jumpa fans dengan nasabah," katanya.
 

PT Royal Trust Capital (RTC) merupakan perusahaan sekuritas dan anggota dari Bursa Efek Indonesia atau BEI (dengan kode SA) sejak 18 Juli 2011.
 

Pemegang saham utama perusahaan ini adalah Bosowa Group yang tercatat sebagai salah satu grup bisnis terbesar di Indonesia yang bergerak di sektor semen, otomotif, properti, perdangangan dan bisnis jasa keuangan termasuk perbankan, asuransi, dan pembiayaan. (K46)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Hendra Nick Arthur

Editor : Wiwiek Dwi Endah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top