Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awas, Sering Begadang Sebabkan Hipertensi

Orang yang mengalami kurang tidur berkepanjangan meningkat tekanan darahnya secara signifikan sepanjang malam, menurut studi yang akan dipublikasikan hari ini dalam pertemuan ilmiah tentang kardiologi ke 64 di San Diego.
- Bisnis.com 15 Maret 2015  |  10:10 WIB
Awas, Sering Begadang Sebabkan Hipertensi

Bisnis.com, JAKARTA--Orang yang mengalami kurang tidur berkepanjangan meningkat tekanan darahnya secara signifikan sepanjang malam, menurut studi yang akan dipublikasikan hari ini dalam pertemuan ilmiah tentang kardiologi ke 64 di San Diego.

Dalam studi itu, para peneliti melibatkan delapan orang partisipan sehat berusia 19-36 tahun yang memiliki berat badan normal. Selama 16 hari masa studi, para partisipan ini menjalankan pola tidur berbeda, yakni selama 13 hari hanya tidur selama empat jam setiap malamnya atau tidur dengan waktu normal yakni sembilan jam per malamnya.

Sementara tiga hari sisanya dimanfaatkan sebagai masa pemulihan. Selama penelitian berlangsung, peneliti terus memantau tekanan darah partisipan selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan, sepanjang malam, tekanan darah partisipan yang tidur hanya selama empat jam sekitar 115/64 mmHg. Sementara mereka yang waktu tidurnya normal, memiliki tekanan darah sekitar 105/57 mmHg.

Peneliti mengatakan, tekanan darah yang tinggi sepanjang malam terjadi saat partisipan mengalami kurang tidur. Di samping tekanan darah, penelit juga menemukan, detak jantung partisipan yang kurang tidur lebih tinggi dibandingkan mereka yang waktu tidurnya normal. "Kita tahu tekanan darah tinggi, terutama pada malam hari, merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung,...," kata peneliti penyakit kardiovaskular dari Mayo Clinic, Naima Covassin, Ph.D, seperti dilansir siaran publik Mayo Clinic.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hipertensi

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top