Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Situs Alzheimer's Disease International Bakal Dikelola Indonesia

Kemitraan antara Maverick, perusahaan konsultan komunikasi yang berbasis di Jakarta dan MicroAd, agensi digital di Indonesia telah terpilih oleh Alzheimer Disease International (ADI) untuk mengembangkan website bulan Alzheimer sedunia 2015 (World Alzheimers Month 2015).
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 22 April 2015  |  09:00 WIB
Situs Alzheimer's Disease International Bakal Dikelola Indonesia
Ilustrasi Alzheimer - yourlighterside.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kemitraan antara Maverick, perusahaan konsultan komunikasi yang berbasis di Jakarta dan MicroAd, agensi digital di Indonesia telah terpilih oleh Alzheimer Disease International (ADI) untuk mengembangkan website bulan Alzheimer sedunia 2015 (World Alzheimer’s Month 2015).

Proposal yang diajukan oleh kedua perusahaan ini telah mengalahkan proposal dari perusahaan asal Inggris dan Kanada.

"Maverick dan MicroAd dipilih berdasarkan proposal mereka yang kuat dan itu menunjukkan bahwa mereka benar-benar memahami isu-isu kompleks yang dihadapi oleh mereka yang terkena dampak penyakit Alzheimer," kata DY Suharya, Direktur Eksekutif Alzheimer Indonesia, seperti siaran pers yang diterima Bisnis, Selasa (21/4/2015).

Menurutnya hal tersebut juga menunjukkan bahwa mereka memahami betul tantangan yang dihadapi sebagai sebuah organisasi, hadapi dalam menyampaikan pesan kepada khalayak luas dengan menggunakan cara yang paling efisien dan efektif yang dimiliki.

Partner Maverick, Ong Hock Chuan mengatakan telah melakukan pekerjaan pro bono untuk Alzheimer Indonesia sejak lebih dari tiga tahun yang lalu, alias sejak didirikannya 2013.

"Jadi wajar bagi kami untuk ikut serta dalam proses pitching dalam proyek ini. Kami berkomitmen untuk mendukung visi, misi, dan tujuan dari ADI dan melihat ADI sebagai mitra jangka panjang dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang penyakit Alzheimer," ujarnya.

Mengenai proyek tersebut, Ong mengatakan bahwa pemilihan MicroAd sebagai mitra berdasarkan reputasi baik yang mereka miliki dan dirinya sangat senang dengan hasil yang mereka berikan.

"Ini merupakan kemitraan yang memuaskan karena kini kita bisa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan situs web global untuk Bulan Alzheimer Sedunia 2015”

Proyek yang dimenangkan tersebut mengembangkan narasi dengan berbagai frase seperti "Apakah Anda ingat saya?" (“Do you remember me?”), yang menekankan pada kesulitan emosional yang dihadapi oleh mereka yang hidup bersama penderita Alzheimer maupun penyakit-penyakit demensia lainnya. Website ini bertujuan untuk mendorong pembacanya untuk mengambil langkah afirmatif, baik online maupun offline.

"Kami sangat senang dapat bekerja dengan Maverick dan ADI pada proyek ini. Kesempatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dalam menciptakan dampak positif melalui karya kita, dan kami yakin bahwa upaya yang terintegrasi ini akan meningkatkan kesadaran tentang Alzheimer di Indonesia, maupun global," kata Elisa Yoshigoe, Chief Marketing Officer MicroAd.

Pada kunjungan ke Indonesia pekan ini, Direktur Eksekutif ADI, Marc Wortmann menekankan bahwa dengan satu kasus demensia baru yang muncul setiap empat detik di dunia, ada kebutuhan mendesak untuk menjangkau setiap komunitas masyarakat dan memberikan kesadaran dan pemahaman yang lebih baik tentang penyakit ini.

Dia juga menyampaikan bahwa pada pertemuan tingkat menteri WHO pertama di bulan Maret 2014 , pemerintah Indonesia telah menyatakan bahwa penyakit demensia merupakang prioritas global.

Rencana penanggulangan nasional direncanakan akan diluncurkan pada bulan September, meskipun draft proposal masih menunggu pengesahan akhir. Hal ini disampaikan dalam pertemuan langsung dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Selasa (21/4/2015) dan akan dilanjutkan dalam pertemuan dengan Menteri Kesehatan Indonesia pada 23 April mendatang.

Selama kunjungannya, Marc juga akan bertemu direksi tingkat tinggi beberapa perusahaan swasta dan LSM, termasuk GE Healthcare, CIMB Niaga, On Track Media Indonesia, Organisasi Kesehatan Dunia dan Wakil Duta Besar Belanda.

Marc mengharapkan bahwa pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap penyakit ini dengan menandatangani proposal tersebut dan sesegera mungkin menjalankan rencana penanggulangan nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Demensia
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top