Ini Penyebab Kulit Kusam dan Flek Hitam

Memiliki kulit wajah bersih, mulus, segar dan sehat tentu menjadi dambaan bagi setiap perempuan Indonesia.
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 07 April 2016  |  16:13 WIB
Ini Penyebab Kulit Kusam dan Flek Hitam
Ilustrasi - Newbeauty

Bisnis.com, JAKARTA - Memiliki kulit wajah bersih, mulus, segar, dan sehat tentu menjadi dambaan bagi setiap perempuan Indonesia.

Dermatologist, Beyoutiful Aesthetic Clinic dr. Gloria Novelita, SpKK mengatakan seiringnya waktu ada beberapa penyebab kulit wajah kusam hingga muncul flek hitam.

Tercatat dalam Journal Clinical & Cosmetic Investigational Dermatology tahun 2013 sebesar 80,3% penyebab kulit kusam dikarenakan sinar UV. Selain itu, terpapar polusi secara terus menerus, kebiasaan buruk seperti suka begadang, tidak olah raga, hingga diet yang salah juga bisa menjadikan wajah kusam.

“Memang di setiap negara berbeda-beda musim dan kebiasaan. Contohnya, di Amerika Serikat ada kebiasaan suka berjemur, sedangkan di Indonesia tidak. Tetapi, walau kita tidak terkena langsung sinar UV, pantulan radiasinya pun masih mengenai kulit kita,” paparnya saat peluncuran produk Garnier di Jakarta, Kamis (7/6/2016).

Terpaparnya UVA yang lebih dapat merasuk ke dalam kulit juga dapat merusak sel lain. Begitu pun UVB, walaupun tidak sepanjang UVA paparannya pun bisa menyerang kulit. Tentu orang yang secara genetik lebih bagus, terkena paparan sinar UV lebih lama pun tidak menimbulkan masalah yang berarti begitu juga dengan penyembuhannya bisa lebih cepat hasilnya.

Sebaik-baiknya matahari, ujarnya, adalah sinar matahari pagi maksimal hingga sampai pukul 9, itu pun tergantung di daerah mana.

"Kadang jam 8 pun rasa terik sudah bisa dirasakan," ujarnya.

Menurutnya Gloria, karena kita tinggal di daerah tropis sehingga kapan pun dan di mana pun kita berada paparan sinar matahari pasti ada, apalagi semakin banyaak gedung yang menggunakan kaca terbuka.

"Untuk itu perlu memakai tabir surya ketika keluar dari rumah,” jelasnya.

Gloria menerangkan kulit merupakan organ terbesar tubuh yang sangat dinamis, terdiri atas 70% air, 25% protein, dan 5% mineral dan vitamin. Fungsinya adalah sebagai pelindung, penerima rangsangan, pengatur suhu dan estetik.

Untuk menjaga kulit tetap sehat, lanjutnya, perlu asupan bergizi setiap harinya. Lakukan balanced diet seperti piramida. Untuk yang paling bawah adalah makanan berkarbohidrat seperti nasi, sereal, pasta hingga kentang yang lebih banyak. Diikuti, makan buah-buahan dan sayuran.

Susu, daging, ikan, keju pun penting untuk asupan protein kita. Terakhir yang paling atas, tubuh masih membutuhkan lemak dan minyak, namun dalam jumlah paling sedikit. Tidak lupa juga vitamin yang cukup untuk tubuh bisa dari makanan atau suplemen yang langsung jadi.

“Keseimbangan lainnya tidur cukup, olahraga, air yang cukup sesuai tubuh, dan tidak melakukan aktivitas yang memicu hormon stres. Olahraga bisa menahan hormon ini,” tandasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kesehatan, perawatan wajah

Editor : Andhina Wulandari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top