Persembahan Teatrikal Puisi Karya Radhar Panca Dharma

Bakti Budaya Djarum Foundation bersama Budayawan Radhar Panca Dahana akan mempersembahkan sebuah pertunjukan teatrikal puisi berjudul Manusia Istana. Hal ini diungkapkan Radhar saat menggelar konferensi pers hari ini di Jakarta (18/1).
Ramdha Mawaddha
Ramdha Mawaddha - Bisnis.com 19 Januari 2017  |  07:34 WIB
Persembahan Teatrikal Puisi Karya Radhar Panca Dharma
Marcella Zalianty - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA— Bakti Budaya Djarum Foundation bersama Budayawan Radhar Panca Dahana akan mempersembahkan sebuah pertunjukan teatrikal puisi berjudul Manusia Istana. Hal ini diungkapkan Radhar saat menggelar konferensi pers hari ini di Jakarta (18/1).

Pertunjukan ini akan menampilkan karya-karya Radhal dalam buku antologi puisinya yang berjudul Manusia Istana. Rencananya teatrikal puisi ini akan dipentaskan pada 28 Januari 2017 di Taman Ismail Marzuki.

Pementasan yang diproduksi oleh Teater Kosong ini diproduseri oleh aktris cantik Olivia Zalianty dan melibatkan banyak pekerja seni ternama seperti Cornelia Agatha, Marcella Zalianty dan Maudy Koesnady. Tak hanya dibacakan, beberapa puisi juga akan diekspresikan dalam bentuk lagu oleh dua grup musik ternama yaitu Slank dan Toni Q Rastafara.

Radhar mengatakan jika pertunjukan puisi dramatik ini adalah sebuah genre baru yang dimulai sejak 30 tahun silam oleh dirinya dan Teater Kosong. Saat itu Radhar mengumpulkan puisinya berjudul Simfoni Duapuluh tahun 1985 yang terinspirasi dari sebuah lagu Michael Jackson berjudul Bad. Sejak saat itu setiap menrbitkan puisi ataupun kumpulan cerpen, Radhar juga menampilkan versi teatrikal di atas panggung.

Dalam pertunjukan kali ini masing-masing seniman wanita [Olivia, Marcella, Maudy dan Cornelia] akan membacakan masing-masing dua buah puisi dengan gaya dan karakter sendiri-sendiri. Pementasan ini juga akan diperkuat dengan dengan tata panggung, pencahayaan dan lantunan musik orchestra-tradisional juga teknologi video mapping yang akan memperkuat atmosfir panggung.

“Semoga melalui pertunjukan ini, penonton dapat memahami dan merasakan isi puisi yang disampaikan oleh para seniman berbakat ini,” jelas Radhar.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
puisi

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top