Menguak Misteri dalam Smurfs The Lost Village

Kalian sudah tahu cerita soal smurf kan? Nah tahun ini, Columbia Pictures, LStar Capital, Sony Pictures Animation dan Wanda Pictures kembali merilis film teranyar sekumpulan kisah Smurfette dalam Smurfs: The Lost Village yang diproduksi 2017.
Newswire | 27 Maret 2017 09:22 WIB
Film Smurfs - youtube

Bisnis.com, JAKARTA – Kalian sudah tahu cerita soal smurf kan? Nah tahun ini, Columbia Pictures, LStar Capital, Sony Pictures Animation dan Wanda Pictures kembali merilis film teranyar sekumpulan kisah Smurfette dalam Smurfs: The Lost Village yang diproduksi 2017.

Film yang bercerita tentang kisah Smurfette bersama dengan para saudaranya yang mempunyai sebuah misi untuk membuktikan kebenaran dari sebuah dongeng mengenai keberadaan desa legendaris yang ada di hutan ajaib.

Karena memiliki tujuan untuk membuktikan keberadaan dari dongeng tersebut maka Smurfette pun memulai sebuah petualangan perjalanan yang tidak terlupakan. Namun kenyataannya, perjalanan tersebut menjadi sangat susah karena adanya seorang penyihir yang jahat Gargamel.

Meski dengan berbagai kesusahan dan juga rintangan dalam perjalanan yang dijalani tidak menyurutkan semangat dan juga tujuan Smurfette dan para smurf untuk menemukan desa legendaris yang mereka cari.

Brainy, Clumsy dan Hefty menahan rasa haus akan petualangan baru dengan melewati Desa Smurf.

Tanpa sepengetahuan Papa Smurf, mereka melintasi Hutan Terlarang yang ternyata dipenuhi makhluk-makhluk ajaib, sosok-sosok bertopeng mengejutkan, dan rahasia besar.

Si penyihir Gargamel dan dua peliharaanya, Azrael si kucing cerdik dan makhluk serupa elang Monty yang cenderung bodoh dan ceroboh, masuk dalam petualangan mereka dengan rencana jahat yang harus dihentikan dengan taruhan nyawa.

Selain itu, ada sosok Snappy Bug, yang seperti telepon pintar mampu merekam segala momen, termasuk memo suara dan arah GPS, dan mencetak gambar yang direkam lewat kaki-kaki mungilnya.

Menggunakan format animasi 3D, sutradara Kelly Asbury berusaha menggabungkan unsur klasik dan tampilan magis Smurf seperti dalam komik "The Smurfs" karya Peyo.

Dalam menggambarkan Desa Smurf dan Hutan Terlarang misalnya, dia seakan ingin membawa penonton ke masa kali pertama menyaksikan Smurf, namun dengan warna-warna yang lebih kaya dan pekat.

Asbury juga memperkaya film dengan memasukkan sederet makhluk warna-warni yang mengesankan: capung yang menghembuskan api, kelinci hijau menyala, serta ragam bunga beraneka bentuk, warna dan perilaku.

Dan dia menyisipkan humor di sela petualangan para Smurf sehingga para penonton anak-anak dan dewasa bisa tertawa bersama.

Ada banyak deretan artis Hollywood papan atas yang mengisi suara dalam film ini. Sebut saja Julia Roberts yang mengisi suara karakter SmurfWillow dari Hutan Terlarang.
Selain itu ada penyanyi Demi Lovato (Smurfette), aktor Joe Manganiello (Hefty), Jack McBrayer (Clumsy), Danny Pudi (Brainy), Michelle Rodriguez (SmurfStorm), Ellie Kemper (SmurfBlossom), Ariel Winter (SmurfLily), Mandy Patinkin (Papa Smurf) dan Rainn Wilson (Gargamel).

Penyanyi Meghan Trainor bergabung dengan melantunkan lagu latar "I'm a Lady" untuk film berdurasi 89 menit produksi Columbia Pictures, LStar Capital, Sony Pictures Animation dan Wanda Pictures itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
smurfs 2

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top