Seberapa Penting Hormon Testosteron bagi Pria?

Nindya Aldila | 17 April 2017 17:08 WIB
Pria bugar - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Hormon testosteron yang diidentikkan sebagai hormon laki-laki sering kali dikaitkan dengan kemampuan seseorang di tempat tidur.

Normalnya, kadar hormon testosteron dalam tubuh seorang laki-laki tidak kurang dari 300ng/ml. Hormon ini meningkat selama masa pubertas dan mencapai puncaknya ketika laki-laki berusia sekitar 20 tahun.

Namun, seiring dengan bertambahnya usia, kadar hormon ini akan berkurang sekitar satu persen setiap tahunnya.

Berkurangnya kadar hormon testosteron, menurut Dokter Spesialis Andrologi Nugroho Setiawan, bisa menimbulkan berbagai risiko terutama meningkatkan risiko disfungsi ereksi.

Selain itu, pria yang mengalami defisiensi testosteron juga berisiko tinggi terkena alzheimer, meningkatknya risiko osteoporosis, dan rasa lelah yang terus-menerus.

“Banyak pria tidak menyadari bahwa dirinya mengalami disfungsi ereksi karena memang seorang pria masih bisa ereksi dan melakukan penetrasi,” tuturnya.

Namun, bila Anda mengalami beberapa atau salah satu masalah di atas, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sehingga bisa segera diobati.

Apalagi, kini juga sudah ada terapi untuk pasien kekurangan hormon testosteron, salah satunya terapi sulih hormon.

Tag : disfungsi ereksi, hormon testosteron
Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top