Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tren Kecantikan Suntik Filler Semakin Diminati

Tren perawatan kecantikan tanpa operasi melalui invasif filler tampaknya terus berkembang di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 27 Mei 2017  |  20:47 WIB
Ilustrasi - Makeupandbeauty
Ilustrasi - Makeupandbeauty

Bisnis.com, JAKARTA - Tren perawatan kecantikan tanpa operasi melalui invasif filler tampaknya terus berkembang di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran wanita akan perlunya tampil cantik tanpa harus memerlukan waktu perawatan dan pemulihan yang lama.

Parvus Indonesia, perusahaan medis di bidang kecantikan, mencatat sepanjang 5 bulan pertama tahun inipertumbuhan penjualan meningkat lebih 100 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Ini menunjukkan semakin pesatnya perkembangan kebutuhan perawatan kecantikan di Indonesia," ujar Fredrik Hendrik Soedira, Country Manager Parvus Indonesia, pada Sabtu (27/5/2017).

Menurutnya, tren pasien yang menggunakan perawatan filler saat ini tidak hanya wanita yang berusia di atas 30 tahun. Para wanita usia 20-an pun mulai banyak yang melakukan perawatan serupa, begitu pula dengan kaum pria, khususnya para public figur.

"Memang 80 persen masih wanita di atas 30 tahun.Biasanya mereka melakukan perawatan filler yang paling banyak untuk kantung mata dan bibir agar lebih berisi. Tapi saat ini banyak juga wanita di bawah 30 tahun biasanya datang ke klinik estetika untuk membuat idung lebih proporsional atau menghilangkan kantung mata, " ujarnya.

Menurutnya, 80 persen produk filler yang digunakan saat ini ialah brand Teoxane asal Jenewa, Swiss.  

Untuk lebih mempermudah proses perawatan kecantikan melalui filler, Teoxane meluncurkan Teosyal RHA filler dan Teosyal Pen, alat suntik elektronik tanpa kabel.

"Teosyal Pen ini akan memberikan akurasi penyuntikan produk sesuai kebutuhan pasein untuk mempercantik dirinya, " ujar Christophe Dang, Direktur Asia Pasifik Teoxane Laboratories.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tren kecantikan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top