PIALA OSCAR : PPFI Akan Bentuk Panitia Tetap Untuk Pilih Film Indonesia

Academy of Motion Pictures Arts and Sciences, AMPAS, selaku penyelenggam gelaran Academy Awards atau Oscar untuk kali kesekian menunjuk Persatuan Perusahaan Film Indonesia melakukan seleksi atas film Tanah Air yang diikutkan untuk dikategori Best Foreign Language Film Award.
Ramdha Mawaddha | 19 September 2017 23:38 WIB
Christine Hakim - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA-- Academy of Motion Pictures Arts and Sciences, AMPAS, selaku penyelenggam gelaran Academy Awards atau Oscar untuk kali kesekian menunjuk Persatuan Perusahaan Film Indonesia melakukan seleksi atas film Tanah Air yang diikutkan untuk dikategori Best Foreign Language Film Award.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, PPFI langsung membentuk komite seleksi beranggotakan para insan film yang kompenten dan mumpuni dari berbagai kemampuan yang menentukan film mana yang akan dikirim ke Academy Awards 2018.

Komite seleksi tahun 2017 diketuai aktris yang juga produser film Christine Hakim, bersama 12 orang anggota lainnya, seperti Alim Sudio, Benni Setiawan,Fauzan Zidny, Firrnan Bintang, Jenny Rachman, Marcella Zalianty, Mathias Muchus, Reza Rahadian, Roy Lolang, Tya Subiyakto, Wina Armada dan ZairinZain.

Diharapkan, dari film yang dipilih secara fair, pemerintah turut memberikan sokongan konkret atas biaya promosi dan iklan film yang mewakili Indonesia.

Ketua Umum PPFI Firman Bintang mengatakan, gaung film Indonesia yang dikirim ke Oscar 2018 menjadi Iebih besar dan terdengar ke banyak jaringan jika mendpaat sokongan dari pemerintah.

"Jika terdengar ke banyak pihak, efeknya berimbas untuk kemajuan industri pertilman indonesia," katanya dalam keterangan pers yang diterima Bisnis, Selasa (19/09/2017).

Firman menambahkan, agar kerja kreatif PPFI dan anggota komite Oscar berjalan Iebih lancar, PPFI berencana membentuk panitia tetap atau Pantap yang bekerja secara berkesinambungan per tiga tahun.

"Agar Pantap dapat bekerja Iebih terskedul, rapi, dan profesional, sehingga dalam penentuan film Indonesia yang akan bertarung di Oscar menjadi Iebih matang," katanya.

Turunannya, pemerintah, melalui Kementrian terkait, dalam hal ini Kemendikbud dan Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang Film), atau Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) lebih berperan aktif turut memberikan sokongan berupa pendanaan promosi kepada film terpilih yang mewakili Indonesia.

Hal senada diutarakan Christine Hakim. Menurut dia, Panitia Tetap atau Board of Indonesia Committee Science yang akan dibentuk harus bekerja 3 tahun. Dia mencontohkan Direktur Festival film di Sydney, dikontrak selama 3 tahun, Direktur Rotterdam Festival juga dikontrak 3 tahun.

“Sebab dengan waktu selama 3 tahun itu, mereka bisa bikin planning dan progress. Kalau tidak begitu, kita akan begini begini terus. Rasanya apa yang kita mau bikin ya kalau tiap tahun orangnya berubah. Director festival itu harus dipegang oleh satu orang," kata Christine.

Tag : film indonesia, piala oscar
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top