President & COO Vuclip Akui Potensi Pasar Indonesia

Viu Indonesia melalui Vuclip kembali merilis original series terbaru pada Rabu (22/11/2017) di Jakarta. Mereka merilis original series terbaru dengan judul The Publicist. Series terbaru ini merupakan series kedua yang diproduksi oleh Viu Indonesia.
Ilman A. Sudarwan | 22 November 2017 23:59 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Viu Indonesia melalui Vuclip kembali merilis original series terbaru pada Rabu (22/11/2017) di Jakarta. Mereka merilis original series terbaru dengan judul The Publicist. Series terbaru ini merupakan series kedua yang diproduksi oleh Viu Indonesia.

President & COO Vuclip Indonesia mengatakan series ini adalah produksi keempat yang dilaksanakan bersama sineas Indonesia. Setelah bekerja sama dengan beberapa sineas Indonesia lainnya, mereka kali ini menggandeng Monty Tiwa untuk produksi ini. Cerita series ini juga dibuat oleh sang sutradara.

Prakash menjelaskan lebih lanjut bahwa sejak beredar resmi di Indonesia, aplikasi tersebut sudah diunduh sebanyak 7 juta kali. Dia juga menyebut Indonesia adalah salah satu pasar terbesar bagi konten premium mereka.

"Kami ada di 17 negara saat ini, dan Indonesia adalah satu dari lima besar pasar yang sangat potensial untuk konten premium," katanya.

Dia mengatakan bahwa Viu Indonesia hadir untuk memberikan alternatif tontonan bagi masyarakat Indonesia. Jika tontonan di televisi dirasa lebih cocok untuk orang tua saat ini, maka Viu menurutnya diperuntukkan untuk generasi muda di Indonesia.

"Sinetron televisi mungkin lebih cocok untuk orang tua di Indonesia, untuk ibu atau bapak di keluarga. Kami berusaha memberikan tontonan berkualitas untuk generasi muda di Indonesia," katanya.

The Publicist akan menjadi original series terakhir mereka yang dirilis tahun ini. Tayangan tersebut akan berjalan selama 13 episode yang diperkirakan akan selesai pada Desember mendatang.

Tahun depan, Viu bertekad untuk memproduksi lebih banyak original series di Indonesia. Mereka rencananya akan membuat setidaknya enam original series untuk tahun depan. Beberapa sutradara kawakan tanah air sudah dihubungi untuk merealisasikan hal tersebut.

"Kami menargetkan setidaknya akan ada enam original series tahun depan, tetapi tidak menutup kemungkinan bisa lebih dari itu. Kami sudah menghubungi beberapa sutradara seperti Joko Anwar, Ifa Isfansyah, dan Alyandra," ungkapnya.

Tag : film indonesia
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top