Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gorontalo Karnaval Karawo 2017 Kembali dihelat

Banyak cara yang dilakukan pemerintah untuk menarik wisatawan ke wilayahnya. Pemerintah Provinsi Gorontalo, misalnya, menggelar acara tahunan berupa pagelaran Gorontalo Karnaval untuk ketujuh kalinya sejak 2017.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 25 November 2017  |  18:12 WIB
Para model yang mengenakan pakaian bermotifkan ciri khas Gorontalo menggunakan karawo beraksi dalam Gorontalo Karnaval Karawo 2017 di Kota Gorontalo, Sabtu (25/11/2017). - zufrizal
Para model yang mengenakan pakaian bermotifkan ciri khas Gorontalo menggunakan karawo beraksi dalam Gorontalo Karnaval Karawo 2017 di Kota Gorontalo, Sabtu (25/11/2017). - zufrizal

Bisnis.com, GORONTALO — Untuk ketujuh kalinya sejak 2011, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Sabtu (25/11/2017) kembali menggelar Gorontalo Karnaval Karawo 2017.

Acara fesyen tersebut antara lain diikuti berbagai instansi pemerintah, sekolah, dan perbankan yang ada di daerah tersebut serta perwakilan dari kota yang ada di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

Hujan yang mengguyur Gorontalo terjadi sejak siang hingga menjelang petang hari, tidak membuat antusiasme para peserta yang mengikuti karnaval dan masyarakat untuk menyaksikan jalannya karnaval mengambil rute mengelilingi sejumlah ruas utama di kota tersebut.

Sepanjang jalan yang dilalui peserta karnaval, dipenuhi ribuan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke kota itu.

Ajang yang menampilkan kreasi pakaian, antara lain bernuansa burung, kupu-kupu, dibuka dengan parade sejumlah model yang mengenakan pakaian yang dikombinasikan dengan karawo.

Pakaian karya perancang busana nasional tersebut sempat ditampilkan di salah satu pekan mode di New York, Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Adapun, motif yang menggunakan karawo tersebut bercirikan hal-hal yang berhubungan dengan Provinsi Gorontalo, seperti burung maleo, hiu paus, Benteng Otanaha. Karawo merupakan kain sulam tradisional khas Gorontalo.

Pemprov berharap melalui ajang seperti Karnaval Gorontalo Karawo dapat menarik minat wisatawan Nusantara maupun mancanegara untuk berkunjung ke Gorontalo, selain menghibur masyarakat di daerah tersebut.

Gubernur Gorontalo Rusdi Habibie ketika menyampaikani sambutan mengatakan bahwa melalui ajang seperti karnaval yang dilaksanakan hari ini membuat permintaan akan karawo meningkat tajam, bahkan mereka sampai kekurangan stok.

Oleh karena itu, gubernur berjanji akan memperbesar anggaran dalam APBD 2018 untuk membantu masyarakat perajin dan UKM karawo untuk meningkatkan produksi mereka melalui pengadaan alat-alat yang diperlukan serta mendidik pelajar sekolah menengah kejuruan untuk menjadi perajin karawo yang terampil. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata gorontalo
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top