Ini Alasan Hugh Jackman Soal Hengkang dari X-Men

Tahun ini aktor Hugh Jackman memerankan karakter Wolverine terakhirnya lewat flim "Logan". Dia telah memerankan karakter tersebut selama 17 tahun.
Ilman A. Sudarwan | 26 November 2017 00:35 WIB
Hugh Jackman - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Aktor Hollywood asal Australia Hugh Jackman beri pernyataan terbaru mengenai keputusannya untuk tidak memerankan lagi karakter Wolverine dalam X-Men. Dilansir dari Reuters, dia mengatakan keputusannya pergi adalah keputusan yang diambil di waktu yang tepat.

"Saya tahu orang Australia tidak dikenal karena selalu pergi dari pesta di waktu yang tepat. Tetapi, setelah 17 tahun, inilah waktunya untuk pergi dari pesta," ujarnya dalam sebuah wawancara mengenai film terakhirnya sebagai Wolverine, Logan.

Hugh Jackman muncul pertama kali sebagai Wolverine dalam film "X-Men" pada 2000. Selanjutnya selama 17 tahun, dia memerankan karakter tersebut dalam 8 judul film. Dalam film terakhirnya, dia merasa dirinya dan pembuat film telah mengambil risiko terakhir untuk memerankan karakter pahlawan super tersebut.

"Orang mengangap ini adalah risiko yang sangat besar, keputusan terbodoh yang pernah dibuat, dan saya pikir orang melihat hal ini dari sisi uang semata. Tetapi berdasarkan pengalaman saya berada di dalamnya, hal ini selalu terasa berisiko," jelasnya.

Logan sendiri adalah kali pertama bagi Jackman untuk memerankan karakter tersebut dalam sebuah film dengan batas usia dewasa di mana mereka memiliki keleluasaan lebih untuk menampilkan sisi kegelapan dan kekerasan. Film ini menampilkan sisi lain dari Wolverine yang hidupnya tersiksa.

Dalam film itu, dia memerankan Wolverine yang tua dan harus berjuang melawan ketergantungan alkohol. Dia bertemu seorang anak perempuan dan harus mengamankannya. Hubungan menarik tercipta di antara keduanya meski sama-sama memiliki kontrol emosi yang buruk.

"Karakter tersebut adalah tentang seorang pria yang hidup dalam kekerasan. Film ini sangat sulit secara tema, tidak hanya soal gambar bertema kekerasan tetapi juga konsekuensi dari menapilkan kekerasan tersebut. Sangat sulit untuk membuat film ini masuk kategori remaja dan bimibingan orang tua. Kami masuk ke dalam tema, dan lebih serius dengan itu," katanya.

Film ini mendapatkan tanggapan baik dari kritikus saat mulai tayang pada Mei lalu. Film itu berhasil mendapatkan pendapatan kotor sebesar US$600 juta dolar dari penayangan di seluruh dunia. Studio film 20th Century Fox yang memproduksi film tersebut berharap karakter Logan kali ini bisa lebih kompetitif untuk mendapatkan penghargaan yang biasanya tidak banyak memberi kesempatan pada film yang diangkat dari komik.

"Hal ini menyenangkan bagi kami sebagai aktor dan penulis cerita. Saya senang bahwa Academy Awards [Untuk kategori Motion Picture Arts and Sciences] memepertipis batasan tentang cara membuat film yang benar-benar bagus, dan genre seharusnya tidak mendikte hal itu."

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hollywood

Sumber : Reuters

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top