Piala Maya 2017 Digelar Besok Malam

Ajang apresiasi dari dunia maya terhadap perfilman Indonesia, Piala Maya, akan kembali digelar penghjung tahun ini, tepatnya pada Sabtu (16/12/2017) di Jakarta.
Ilman A. Sudarwan | 15 Desember 2017 17:37 WIB
Piala Maya - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Ajang apresiasi dari dunia maya terhadap perfilman Indonesia, Piala Maya, akan kembali digelar penghjung tahun ini, tepatnya pada Sabtu (16/12/2017) di Jakarta.

Penganugerahan tersebut akan memberikan penghargaan kepada 30 kategori yang terbagi ke dalam 15 kategori teknis film panjang atau film bioskop, 8 kategori pemeranan, dan 7 kategori karya khusus. Seluruh kategori tersebut bisa diakses publik melalui laman pialamaya.com/nominasi.

Pada penyelenggaraan kali ini, Piala Maya kembali melibatkan banyak sosok yang aktif di dunia maya serta penonton setia film Indonesia sebagai anggota komite pemilih. Mulai dari sineas, jurnalis, praktisi, kritikus film, pengelola akun media sosial film, hingga bloggers dari seluruh Indonesia ikut terlibat di dalamnya.

Piala Maya 2017 mengangkat tema 6enerasiNOW. Tema tersebut dipilih untuk menggambarkan selera penonton zaman sekarang yang sering disebut dengan idiom kids zaman now di media sosial.

Hubungan media sosial dan dunia perfilman di Indonesia semakin hari semakin saling membutuhkan. Film membutuhkan media sosial untuk promosi, begitu pula warganet membutuhkan media sosial untuk mencari informasi, termasuk soal perfilman.

Festival Director Piala Maya Hafiz Husni mengatakan bahwa aktivitas media sosial telah menjembatani dunia perfilman dengan masyarakat luas di Indonesia.

“Saat ini, aktivitas media komunikasi terwujud baik dalam bentuk media sosial, aplikasi chat group, website, dan berbagai perangkat teknologi yang aktif digunakan setiap orang.  Medium bersosialisasi di dunia maya ini sangat membantu dalam mempublikasikan dan menyampaikan apresiasi terhadap suatu karya utuh, termasuk film. Piala Maya tahun ini memilih tema 6enerasiNOW untuk menggambarkan kebiasaan penikmat film era saat ini, sebagai sebuah penanda zaman kini; generasi now,” katanya.

Tag : film indonesia
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top