Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Persaingan Sengit, Ini yang Harus Dilakukan Klinik Estetika

Semakin menjamurnya klinik estetika di berbagai kota di Indonesia otomatis membuat persaingan bisnis semakin sengit. Untuk itu, ada dua hal yang menjadi kunci utama bagi industri estetika agar kuat dalam bersaing, yakni meningkatkan atraksi dan rasa ingin tahu pada masyarakat.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 15 Januari 2018  |  06:27 WIB
Ilustrasi - Sheknows
Ilustrasi - Sheknows

Bisnis.com, JAKARTA - Semakin menjamurnya klinik estetika di berbagai kota di Indonesia otomatis membuat persaingan bisnis semakin sengit. Setiap pemain dituntut untuk terus berinovasi agar menciptakan brand yang unik.

Deputy CEO Markplus. Inc Jacky Mussry mengatakan demand untuk industri kecantikan dan perawatan personal di Indonesia bahkan bisa tumbuh dua kali lipat dibandingkan permointaan global yang hanya rata-rata 5% karena pasarnya sangat besar. Namun, tantangannya pun cukup besar mengingat persaingan semakin sengit.

Untuk itu, ada dua hal yang menjadi kunci utama bagi industri estetika agar kuat dalam bersaing, yakni meningkatkan atraksi dan rasa ingin tahu pada masyarakat. Ada dua pendekatan yang bisa dilakukan yaitu human spirit dan digitalisasi.

Jika human spirit berfokus kepada fasilitas fisik, seperti klinik, kebersihan, dan keramahan, maka digitalisasi adalah cara baru yang harus dimanfaatkan oleh industri.

Digitalisasi dilakukan lewat penciptaan konten yang dapat merepresentasikan brand dengan tujuan meningkatkan advokasi dan dampak sosial. Konten tersebut meliputi influencer dan advertorial dari situs yang dikelola dengan baik serta terhubung kepada media sosial.

Advokasi konsumen kepada klinik estetika mencapai 79%. Artinya, advokasi brand yang positif menjadi sangat penting bagi klinik kecantikan.

Oleh karena itu, digitalisasi pun menjadi sangat penting bagi klinik kecantikan. “Kita harus berani membuat pernyataan bahwa menjadi cantik bukan lagi sesuatu yang genit,” tuturnya kepada Bisnis, belum lama ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perawatan rambut perawatan wajah
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top