Indonesia Bakal Punya Distrik Fesyen Muslim

Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) tengah mengusulkan adanya fesyen distrik untuk mempromosikan industri fesyen muslim di Indonesia.
Amanda Kusumawardhani | 26 April 2018 12:13 WIB
Pengunjung mengenakan cadar berbelanja di toko busana muslim, di Jakarta, Rabu (7/3/2018). - REUTERS/Willy Kurniawan

Bisnis.com, BOGOR -- Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) tengah mengusulkan adanya fesyen distrik untuk mempromosikan industri fesyen muslim di Indonesia.

Adapun, wilayah-wilayah yang diusulkan menjadi distrik fesyen muslim antara lain Pasar Baru dan Kota Tua yang keduanya berada di Provinsi DKI Jakarta.

"Kita akan cari tempatnya di mana. Tadi ada beberapa usulan salah satunya di Pasar Baru, atau di Kota Tua. Intinya itu akan menjadi semacam Harajuku-nya Indonesia, tapi khusus fesyen muslim dan bisa menjadi pusat turis," ujar Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Republik Indonesia Irfan Wahid di Istana Bogor, Kamis (26/4).

Hingga saat ini, Irfan menyebutkan masih menjadi konsumen industri fesyen muslim. Padahal, Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia memiliki peluang untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia.

Seperti dilansir di State of the Global Islamic Economy Report 2017/2018, Indonesia bahkan masuk di antara empat negara dengan prospek industri fesyen muslim dunia yakni Amerika Serikat, India, dan Nigeria.

Masih mengutip State of the Global Islamic Economy Report 2017/2018, transaksi masyarakat muslim dunia dalam berbelanja fesyen muslim mencapai US$254 miliar pada 2016. Nilai ini diproyeksi bakal meningkat menjadi US$373 miliar pada 2022.

"Kita ini terkenal pengguna saja. Kita sebagai pemain 10 besar belum masuk. Ini yang mau kita kejar sebenarnya," tegas Irfan.

Tag : fashion, hijabers
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top