Tips Merawat dan Memilih Batik dari Fahmi Hendrawan

Fahmi Hendrawan pendiri Fatih Indonesia, merek fesyen busana muslim pria dengan paduan motif batik, memberikan tips merawat dan memilih batik agar awet dan bisa dkenakan dalam jangka waktu yang panjang.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 08 Juni 2018 07:33 WIB
Fahmi Hendrawan, pendiri Fatih Indonesia, dengan beberapa karyanya di Gandaria City Mall, Jakarta, Kamis (7/6). - Bisnis/Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh

Bisnis.com, JAKARTA -- Untuk Anda penyuka batik, pastinya Anda akan sangat kecewa jika batik kesayangan luntur atau rusak.

Untuk itu, Fahmi Hendrawan pendiri Fatih Indonesia, merek fesyen busana muslim pria dengan paduan motif batik, memberikan tips merawat dan memilih batik agar awet dan bisa dkenakan dalam jangka waktu yang panjang.

"Ada sabun pencuci khusus untuk batik, tapi akan lebih baik kalau batik jangan terlalu sering dicuci. Atau kalau pas dicuci jangan terlalu keras atau kasar kuceknya," ungkapnya kepada Bisnis, Kamis (7/6/2018).

Fahmi mengimbau agar Anda mencuci batik kesayangan secara terpisah, jangan dicampur dengan pakaian lain. Selain itu, jangan sering-sering dicuci menggunakan sabun.

Alternatif lainnya, Anda menggunakan jasa dry clean terdekat.

"Terus jangan kaget, biasanya kalau batik tulis pewarnanya akan keluar atau luntur, tapi enggak sampai menghilangkan warnanya. Cuma ke depannya sih enggak," lanjutnya.

Lalu, Fahmi mengatakan pada dasarnya semua batik pasti bagus karena dibuat oleh perajin yang memiliki keunikan masing-masing di setiap daerah. Namun, Anda disarankan untuk membeli batik asli dari perajin yang bisa berupa batik tulis dan batik cap.

Anda tidak disarankan untuk membeli batik printing.

"Saran saya jangan pakai batik print. Karena kalau kita pakai atau beli batik print, itu kita tidak mendukung perajin-perajin batik yang mata pencahariannya ada di situ," tuturnya.

Tag : batik
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top