Tips Jaga Kesehatan Saat Melaksanakan Ibadah Haji

Mengingat kondisi cuaca yang sangat berbeda dengan cuaca Indonesia, petugas Gizi klinik kesehatan haji Indonesia (KKHI Madinah) Sri Rezeki memberikan tips bagi jamaah haji Indonesia untuk menjaga kesehatan selama melaksanakan ibadah haji.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 24 Juli 2018 07:53 WIB
Sejumlah jamaah haji sedang menunggu proses pemulangan ke Tanah Air di Bandara Madinah, Senin (2/10/2017) - Istimewa/Kemenag

Bisnis.com, JAKARTA--Mengingat kondisi cuaca yang sangat berbeda dengan cuaca Indonesia, petugas Gizi klinik kesehatan haji Indonesia
(KKHI Madinah) Sri Rezeki memberikan tips bagi jamaah haji Indonesia untuk menjaga kesehatan selama melaksanakan ibadah haji.

Sri juga menghimbau agar jemaah yang makan, jangan asal kenyang. Jemaah perlu makanan dengan gizi seimbang, karena setiap zat gizi punya fungsi masing-masing yang harus dipenuhi. Bila tidak, maka berisiko akan menyebabkan penurunan daya tahan tubuh.

"Perbanyak konsumsi makanan yang banyak kandungan serat dan airnya," kata Sri dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Selasa (24/7).

Dia memberikan contoh bagi jamaah haji yang ingin mengonsumsi makanan ringan sebaiknya mengonsumsi puding.

“Untuk makanan ringan yang dapat dikonsumsi seperti pudding,” ujarnya.

Sementara itu, bagi jamaah haji yang membawa makanan dari Tanah Air perlu memperhatikan jenis makanan yang dibawa dan riwayat penyakitnya.

Contohnya, bagi penderita hipertensi harus membatasi konsumsi mie instan dan kecap yang tinggi natriumnya dan juga berpengawet.

“Sebaiknya mereka memilih bahan makanan yang alami. Namun bagi jemaah yang sehat, tidak masalah membawa bekal seperti ini,” ungkapnya.

Jemaah juga diingatkan untuk tetap makan tiga kali sehari. Banyak minum air putih dan konsumsi sayur.

"Pada katering yang disediakan untuk jamaah, tertera ada batasan waktu. Untuk makan siang batas akhir dikonsumsi adalah pukul 15.00 WAS, sementara untuk makan malam dibatasi sampai pk. 22.00 WAS. Bila sudah lewat waktu sebaiknya jangan dikonsumsi. Khawatir akan tumbuh bakteri,” tukas Sri.

Tim Gizi di KKHI Madinah selain bertugas dalam pelayanan makanan jemaah haji sakit, juga memberikan pelayanan makanan bagi petugas kesehatan, baik petugas di KKHI, di Bandara, dan petugas di sektor-sektor.

Tag : kemenkes, Ibadah Haji
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top