Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 akan Tayang Akhir Agustus

Film "Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212" akan tayang serentak di bisokop tanah air pada 30 Agustus 2018. Film hasil co-production pertama 20th Century Fox di Asia Tenggara ini dihadirkan untuk memuaskan kerinduan para penggemar pada sosok pendekar Kapak Maut Naga Geni 212.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 27 Agustus 2018  |  12:49 WIB
Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 akan Tayang Akhir Agustus
Film 'Wiro Sableng' - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Film Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 akan tayang serentak di bisokop tanah air pada 30 Agustus 2018. Film hasil co-production pertama 20th Century Fox di Asia Tenggara ini dihadirkan untuk memuaskan kerinduan para penggemar pada sosok pendekar Kapak Maut Naga Geni 212.

Film ini diangkat dari novel karya Bastian Tito yang terdiri dari 185 buku dalam rentang waktu 39 tahun, menjadi intelectual property terlama dan terpanjang di Indonesia.

Selain itu, totalitas dalam penciptaan koreografi pencak silat oleh aktor bela diri Yayan Ruhian juga patut diacungi jempol. Ditambah lagi kreativitas Adrianto Sinaga selaku Production Designer yang bekerja sama dengan Chris Lie dari Caravan Studio dalam merancang 300 kostum. Semuanya berpadu dalam kisah laga epik yang berlatar abad ke-16.

Daya tarik lainnya adalah deretan aktor dan aktris kenamaan tanah air yang berperan di dalamnya. Kemampuan akting sejumlah bintang besar seperti Vino G. Bastian, Marsha Timothy, Yayan Ruhian, Sherina Munaf, dan Lukman Sardi tentu sudah tidak diragukan lagi.

Sang produser Sheila Timothy menilai waktu produksi yang panjang yakni selama lebih dari 1,5 tahun dianggap sepadan dengan film berkualitas yang dihasilkan. Baginya, proses syuting terasa menyenangkan karena seluruh kru yang terlibat bekerja dengan sepenuh hati.

"Saya beruntung karena seluruh kru di semua departemen mempunyai komitmen dan kecintaan kepada film ini," ujarnya seperti dikutip dari siaran pers film ini (27/8/2018).

Kelebihan lain yang ditawarkan film bergenre fantasi ini adalah proses produksi yang didukung Computer Generated Imagery (CGI) sehingga menghasilkan visual effect yang sangat memanjakan mata.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film

Editor : Sutarno
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top