/Tim Muara Bagdja
Fashion

Eksplorasi Warna Busana Courture Sebastian Gunawan

Asteria Desi Kartika Sari
Minggu, 7 Oktober 2018 - 00:08
Bagikan

Sebastian Gunawan menawarkan makna baru dan rasa emosional lewat warna untuk mencitrakan wanita berkelas dalam busana. Itulah benang merah yang diwujudkan Seba bersama istrinya Cristina Panarese dalam deretan adibusana bertajuk Cromia.

Dalam bahasa Yunani, cromia bermakna kemurnian atau intensitas warna. Lewat Cromia, perancang busana yang akrab disapa Seba itu bercerita tentang gagasan mode terkini yang terinspirasi pada lukisan Henri Matisse, pelukis Perancis era post-impresionis.

Pada era 1950-an, Matisse dikenal memimpin gerakan Fauvisme, yakni pemberontakan atas kelaziman warna seperti pohon menjadi warna merah, tanah menjadi ungu, atau figur orang menjadi biru. Dia melakukan hal itu sebagai ungkapan perasaannya.

Eksplorasi Warna Busana Courture Sebastian Gunawan

Tim Muara Bagdja

Keberanian Matisse untuk menabrakan warna dalam karyanya, serta bentuk dua dimensi yang kuat dan berpola, menginspirasi Seba untuk menginterpretasikannya dalam deretan busana. Deretan busana koktail elegan, feminim, dan mewah dipresentasikan dalam eksplorasi warna-warna yang berseberangan atau tidak harmonis dalam satu look.

“Kami memang ingin memberikan napas baru lewat perpaduan warna yang tidak biasanya. Salah satunya terinspirasi dari karya pelukis Henri Matisse,” kata Seba usai peragaan tunggal dalam label Sebastian Gunawan Couture.

Eksplorasi Warna Busana Courture Sebastian Gunawan

Dia mengatakan elemen warna dihidupkan dan menjadi hal yang paling krusial untuk menghadirkan gaya mode mendatang. Pasalnya, kesan elegan pada gaun malam tak hanya didapat dari cutting, tetapi juga permainan warna yang mampu memberikan sentuhan berkelas.

Koleksi Cromia ditampilkan secara masif dari komposisi warna berani lainnya seperti ungu, hijau, nude, biru, merah hingga tosca. Rangkaian motif ruffles juga menghiasi gaun dengan teknik digital printing di atas bahan.

Eksplorasi Warna Busana Courture Sebastian Gunawan

Parade warna juga dari berbagai bahan yang tipis-ringan seperti kain tule, taf, wol, hingga yang tebal seperti mikado dan jacquard tersaji dalam potongan dan siluet busana yang tidak biasa. Seperti potongan kemeja yang lumrahnya dibuat dari bahan bertekstur tebal kini digarap dengan bahan yang super tipis seperti tule yang ditumpuk-tumpuk.

Lainnya, terusan mirip jumpsuit atau celana palazzo yang dipadukan dengan tunik tanpa lengan hingga dress rumbai warna-warni. Ada juga busana yang tampak seperti busana terusan namun ternyata dua potong.

Eksplorasi Warna Busana Courture Sebastian Gunawan

Melengkapi koleksinya, juga terdapat potongan puff di bagian lengan dengan kombinasi rok yang mengembang. Dari teknik melipat, menekuk, dan menyusun bahan yang telah diaplikasikan tahun lalu, kini dikembangkan lebih jauh.

Deretan busana sebanyak 88 gaun koktail yang dipersembahkan Seba juga terikat pada satu benang merah koleksi, yaitu ikat pinggang berukuran gigantis atau besar yang dihadirkan dalam warna yang tidak selaras.

Eksplorasi Warna Busana Courture Sebastian Gunawan

“Kami juga hadirkan sepatu boot warna emas yang menjadi daya tarik, sangat cocok jika dipadukan dengan rancangan gaun pendek koktail. Kami memang ingin mengeluarkan sesuatu yang berbeda dan warna menjadi salah satunya,” imbuhnya.

Dalam tatanan dekorasi runway serba putih, Seba juga menghadirkan 3 koleksi gaun pengantin berwarna senada di akhir acara dengan detail yang sempurna. Lewat koleksinya kali ini, Sebastian Gunawan menyajikan warna baru dalam kanvas dunia mode di masa mendatang.

Eksplorasi Warna Busana Courture Sebastian Gunawan

Bagikan

Tags :


Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro