Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keindahan dan Kekayaan Italia dalam The Beauty of Knowledge

Memperingati 70 Tahun Hubungan Diplomatik Bilateral dengan Indonesia, Kedutaan Italia untuk Indonesia Hadirkan Pameran Seni ‘Italy: The Beauty of Knowledge’
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 05 Maret 2019  |  19:22 WIB
Keindahan dan Kekayaan Italia dalam The Beauty of Knowledge
Salah satu instalasi di pameran Italy beauty of knowledge -
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Memperingati 70 Tahun Hubungan Diplomatik Bilateral dengan Indonesia, Kedutaan Italia untuk Indonesia Hadirkan Pameran Seni ‘Italy: The Beauty of Knowledge’

Pameran itu diresmikan oleh Vittorio Sandalli, Duta Besar Italia untuk Indonesia bersama dengan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Yang Mulia Abdurrahman Muhammad Fahir, di Museum Nasional, Jakarta.

Pameran ini akan dibuka untuk umum hingga tanggal 31 Maret 2019 dan menampilkan berbagai keunggulan ilmiah dari Italia dan teknologi canggih di bidang Health (Kesehatan), Environment (Lingkungan), Space (Ruang Angkasa), Food and Nutrition (Pangan dan Gizi), serta Cultural Heritage (Warisan Budaya).

Vittorio Sandalli mengatakan, tahun 2019 menandakan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik bilateral antara Republik Italia dan Republik Indonesia. Untuk merayakan peristiwa penting ini, Kedutaan Besar Italia telah menyiapkan serangkaian acara yang akan berlangsung sepanjang tahun dimulai dengan pameran ‘Italy: The Beauty of Knowledge’.

"Diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia, kami dengan bangga mempersembahkan kontribusi penelitian dan inovasi hingga penemuan baru dari Italia yang dapat meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat baik lokal maupun global." Ujarnya di Jakarta.

‘Italy: the Beauty of Knowledge’ merupakan sebuah pameran instalasi seni yang dipromosikan dan dibiayai oleh Italian Ministry of Foreign Affairs and International Cooperation dan dikoordinasikan oleh National Research Council, serta menampilkan koleksi dari empat museum ilmu pengetahuan Italia: Fondazione Idis-Città della Scienza di Naples; Museo Galileo Galilei di Florence; Museo delle Scienze - Muse di Trento; dan Museo Nazionale Scienza e Tecnologia Leonardo da Vinci di Milan. Pameran ini akan menghadirkan pengalaman yang menarik dan emosional, serta sebuah kesempatan untuk mempelajari keunggulan penelitian sains dan teknologi yang dilakukan di Italia.

Dr. Nicola Bianchi, Scientific Attaché dari Kedutaan Italia di Singapura, menjelaskan pameran ini bertujuan untuk menampilkan aspek non-tradisional, kreatif, dan dinamis yang membentuk sistem penelitian Italia dan menggabungkan pengetahuan dengan tradisi artistik serta gaya hidup masyarakat Italia dan art of well-being (seni kesejahteraan/kesehatan).

"Melalui kelima tema pameran, ‘Renaissance Spirit' merupakan komponen yang penting dan signifikan dari penelitian dan inovasi masa lalu dan masa kini di Italia, dan sebagai model budaya yang akan disebarluaskan ke seluruh dunia," katanya.

Dr. Carla Giusti dan Dr. Luca Mosele, kurator pameran, menambahkan, dalam pameran ini, pengunjung akan merasakan pengalaman ruang interaktif yang menggabungkan komponen virtual dan fisik untuk menampilkan kedinamisan dan keindahan perjalanan pengetahuan dan penelitian yang dilakukan di Italia.

"Pameran ini akan membawa para pengunjung ke dalam sebuah pengalaman multisensori di sepanjang ruangan serta menampilkan pemutaran film tentang keindahan pengetahuan yang disutradarai oleh Stefano Incerti." Katanya.

'Italy: The Beauty of Knowledge' berkonsep paviliun dengan luas 400 meter persegi dan ketinggian 5,5 meter. AGORA, sebuah ruang melingkar yang dibangun dengan balok-balok bangunan berdiameter 8 meter dan tinggi 4,50 meter, akan menjadi pusat perhatian pengunjung dalam pameran ini dengan keindahan struktur uniknya.

Instalasi pameran ini memberikan visualisasi akan perjalanan Italia dalam mengekspresikan keunggulan ilmiah di beberapa sektor yang berbeda, mencakup 5 tema utama: Health, Environment, Space, Food and Nutrition, serta Cultural Heritage. Instalasi yang ditampilkan dalam paviliun meliputi pengamatan ruang, studi anatomi, inovasi di bidang instrumen ilmiah, penelitian pertanian-pangan, dan lingkungan. 

“Italia memiliki hubungan yang kuat dengan Indonesia selama 70 tahun. Kami berharap pameran ini dapat menginspirasi kedua negara untuk lebih memperluas kerja samanya di berbagai bidang dan menghasilkan peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Duta Besar Vittorio Sandalli

Duta Besar Vittorio Sandalli melanjutkan, dalam hal ini, Italia dapat memberikan beragam dukungan kepada Indonesia dan pameran ini diharapkan dapat membantu pengunjung mempelajari dan memahami sejumlah aspek Italia yang belum banyak diketahui seperti fakta bahwa Italia memiliki industri terbaik kedua di Eropa dan ketujuh di dunia, negara yang sangat efisien dalam hal penggunaan sumber daya untuk setiap proses manufaktur; atau fakta bahwa Italia merupakan yang terdepan dalam hal keamanan pangan dan pertanian, terbaik di Uni Eropa dalam hal rendahnya pengeluaran emisi yang berdampak pada perubahan iklim (low climate-changing emissions); atau fakta bahwa Italia merupakan produsen obat-obatan terbesar Uni Eropa, mengekspor hampir 80% produksi dalam negeri; atau, fakta bahwa industri kedirgantaraan Italia merupakan salah satu yang paling maju di dunia dan telah berkontribusi terhadap 50% peralatan dengan volume bertekanan tinggi yang digunakan di International Space Station.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pameran
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top