Meja yang Dirancang Berdiri Sambil Kerja Tak Mengatasi Obesitas

Sebagian orang berpendapat meja yang dirancang untuk bekerja sambil berdiri bisa membantu menurunkan berat badan, namun sebuah studi dalam jurnal Applied Ergonomics membantah pendapat itu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Maret 2019  |  13:54 WIB
Meja yang Dirancang Berdiri Sambil Kerja Tak Mengatasi Obesitas
Meja kerja - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagian orang berpendapat meja yang dirancang untuk bekerja sambil berdiri bisa membantu menurunkan berat badan, namun sebuah studi dalam jurnal Applied Ergonomics membantah pendapat itu.

Seperti dilansir Medical News Today, yang dikutip Jumat (22/3/2019), peneliti mengamati 53 studi yang berfokus pada manfaat meja kerja yang dirancang untuk digunakan sambil berdiri.

"Dengan latar belakang saya di bidang pencegahan cedera dalam bidang kerja, saya ingin mengumpulkan apa yang selama orang tahu mengenai manfaat meja berdiri di tempat kerja," kata April Chambers, asisten profesor bioengineering di University of Pittsburgh, Pennsylvania.

Dari 53 studi yang didalami, ada 47 studi berbasis eksperimen dan rata-rata melibatkan 6-231 orang partisipan yang diamati selama setahun.

Chambers memeriksa efek meja kerja berdiri melalui enam parameter yakni perilaku --misalnya waktu duduk dan berdiri--, fisiologis, psikologis, performa kerja, postur dan rasa tak nyaman.

Asisten profesor terapi okupasi di Tufts University, Medford, MA, Nancy A. Baker yang juga terlibat dalam penelitian, mengatakan dampak terkuat dari penggunaan meja berdiri ada pada perubahan perilaku dan rasa tak nyaman.

Dengan kata lain, orang yang menggunakan meja kerja khusus ini berkurang waktunya untuk duduk dan lebih banyak berdiri dibandingkan mereka yang menggunakan meja biasa.

Dari sisi efek fisiologis, peneliti melaporkan bahwa meja kerja berdiri tidak berdampak signifikan untuk penderita obesitas.

"Ada berbagai manfaat kesehatan menggunakan meja kerja berdiri, misalnya berkurangnya tekanan darah, nyeri tulang belakang bagian bawah, tetapi tidak ada pembakaran kalori yang cukup untuk menurunkan berat badan," kata Chambers.

Secara spesifik, penelitian lanjutan di tempat kerja diperlukan untuk mengetahui hal lainnya termasuk soal variasi penggunaan barang secara tepat di tempat kerja.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
obesitas, berat badan

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top