Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pria Ini Pecahkan Rekor Puncaki Everest untuk ke-23 Kalinya

Pria dari Suku Sherpa, Kami Rita, berusia 49 tahun mencapai puncak Gunung Everest untuk ke-23 kalinya.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 15 Mei 2019  |  14:20 WIB
Pria Ini Pecahkan Rekor Puncaki Everest untuk ke-23 Kalinya
sumber: Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pria dari Suku Sherpa, Kami Rita, berusia 49 tahun mencapai puncak Gunung Everest untuk ke-23 kalinya. Dia menciptakan rekor baru untuk puncak tertinggi di dunia, kata pejabat pendakian Nepal seperti dilansir Reuters, Rabu (15/5/2019).

Kami Rita merupakan penduduk asli desa Thame yang terletak di bawah Gunung Everest, mencapai puncak setinggi 8.850 meter atau 29.035 kaki itu melalui rute South Ridge, disertai dengan sherpa lain, kata pejabat departemen pariwisata Mira Acharya dari base camp.

Acharya mengatakan, Kami mencapai puncak pada pukul 7.50 pagi (02.05 GMT) dan saat ini tengah turun ke kamp-kamp yang lebih rendah. Dia mengatakan, sekitar 30 pendaki lainnya sedang menuju puncak dan diperkirakan akan mencapai puncak pada hari Rabu atau Kamis.

"Saya masih kuat dan ingin mendaki Sagarmatha 25 kali," kata Kami.

Rute yang diambilnya dipelopori oleh Sir Edmund Hillary dan Sherpa Tenzing Norgay ketika mereka menjadi pendaki pertama yang mencapai puncak pada 1953. Hampir 5.000 pendaki telah mendaki puncaknya sejak pendakian perintis tersebut.

Musim pendakian berakhir pada Mei dan ratusan pendaki saat ini berada di Everest berusaha mencapai puncak dari sisi gunung Nepal dan Tibet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendaki gunung
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top