Mendadak Kaya, Kisah Tiga Orang Pemalas yang Butuh Uang

Satu lagi film bergenre komedi yang bisa menyuguhkan lawakan cerdas yang tak perlu dipoles sedemikian rupa, adalah Mendadak Kaya. 
Ria Theresia Situmorang | 14 Juni 2019 08:32 WIB
Dwi Sasono (kiri), Pandji Pragiwaksono (tengah) dan Fedi Nuril (kanan) dalam acara gala premiere film Mendadak Kaya di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan pada Kamis (14/6/2019) - Ria Theresia

Bisnis.com, JAKARTA - Satu lagi film bergenre komedi yang bisa menyuguhkan lawakan cerdas yang tak perlu dipoles sedemikian rupa, adalah Mendadak Kaya. 

Film garapan MD Pictures ini bercerita tentang tiga pria pemalas bernama Doyok, Otoy dan Ali Oncom yang perankan oleh Dwi Sasono, Pandji Pragiwaksono dan Fedi Nuril yang memiliki masalah yang sama, yakni uang. 

Diadaptasi dari komik strip Harian Pos Kota, film ini adalah sekuel kedua dari film DOA: Cari Jodoh yang dibintangi oleh aktor yang sama. Tiga karakter dalam film ini dipercaya adalah gambaran kelas menengah ke bawah kawasan perkotaan.

Ditemui di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan pada Kamis (14/6/2019), Pandji Pragiwaksono, pemeran Otoy dalam film ini mengakui kalau Mendadak Kaya adalah film yang menceritakan upaya orang untuk mendapatkan sesuatu dengan cara pintas. 

"Premis utamanya Mendadak Kaya tentang tiga orang pemalas, pengangguran, yang masing-masing punya permasalahan, situasi beda-beda dan butuh duit. Cuma karena kami males, jadi pakai jalan pintas. Tiba-tiba mendadak kaya beneran," ujar aktor sekaligus komika tersebut. 

Untuk memperdalam karakternya, aktor Fedi Nuril sendiri mengatakan kalau ia banyak berdiskusi dengan Pandji dan Dwi, mengingat keduanya memang ahli dalam bidang komedi cerdas. Apalagi dalam film ini, ia harus memerankan karakter juga mengetahui kondisi perpolitikan Indonesia. 

"Bisa dibilang ya, gue intinya mengikuti situasi terkini, tentang apa pun kaya soal negara, soal pemerintahan, gue juga ngikuti bola. Cuma gue memang kritis terhadap hal-hal yang memang gue mengerti. Kalau kaya makro ekonomi gue pusing banget. Jadi yang gue mengerti dalam kapasitas gue, pasti gue bisa kritis," ujar Fedi Nuril. 

Ditayangkan mulai 20 Juni 2019, kebanyakan alur dalam film ini bercerita tentang perjalanan ketiganya mendapatkan uang dengan cara berganti-ganti pekerjaan. Meski dengan penampilan yang tidak menarik, ketiganya diharapkan bisa membuat orang tertawa. 

"Tantangannya nggak ada sih tapi lebih fun gitu. Karena memang gue dulu mengidolakan dan pas masih kecil suka baca Pos Kota dan membayangkan si Ali Oncom. Dan begitu dapat peran ini tuh, bener-bener kayak wow, dan gue yang pertama kali memerankan si Ali Oncom," tutup Dwi Sasono. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top