Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Proses Pembuatan Tas Berbahan Dasar Eceng Gondok

Membuat sebuah produk tas dari bahan-bahan alami yang dikerjakan secara handicraft cukup memakan waktu dan terbilang tidak mudah.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 05 Juli 2019  |  16:28 WIB
Tas bahan eceng gondok yang diproduksi CV Rizqan Mufidah -  dok.pribadi
Tas bahan eceng gondok yang diproduksi CV Rizqan Mufidah - dok.pribadi

Bisnis.com, JAKARTA – Membuat sebuah produk tas dari bahan-bahan alami yang dikerjakan secara handicraft cukup memakan waktu dan terbilang tidak mudah.

Hal ini diakui oleh Supriadi, owner CV Rizqan Mufidah, produsen tas berbahan dasar eceng gondok yang berpusat di Surabaya.

“Proses pembuatannya cukup panjang, yakni melalui beberapa kali pindah tangan,” tutur Supriyadi kepada Bisnis, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, proses pertama yang dilakukan adalah mencari enceng gondok di waduk, lalu dikeringkan. Proses pengeringannya sekitar 10 hari pada musim kemarau.

Tahapan selajutnya adalah menganyam. Ada tiga teknik penganyaman, yakni anyaman melingkar, anyaman tikar, dan anyaman bolak-balik. Kemudian, pembuatan pola, dilanjutkan dengan proses penyulaman.

Setelah disulam, dilakukan pemotongan hendel. Terkhusus untuk hendel menggunakan kulit sapi agar pegangan tas tersebut bisa lebih kuat.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Selanjutnya adalah memotong kain dan busa untuk dalaman tas. Tas-tas belum jadi tersebut kemudian dijahit untuk menjadi tas jadi.

Dengan proses yang sedemikian rupa, tas yang diproduksi secara handicraft kerapkali dibanderoli dengan harga yang cukup tinggi. Namun, Supriadi mengungkapkan, harga untuk tas-tas produksinya sangat terjangkau, yakni Rp150.000 hingga Rp600.000.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kerajinan
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top