Isu Pacaran Bintang K-Pop Mimpi Buruk Agensi Hiburan Korea Selatan

Isu pacaran Kang Daniel, mantan anggota Wanna One dan Park Jihyo dari kelompok Twice baru-baru ini seakan menjadi mimpi buruk bagi agensi JYP Entertainment, agensi yang menaungi Park Jihyo.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 07 Agustus 2019  |  13:20 WIB
Isu Pacaran Bintang K-Pop Mimpi Buruk Agensi Hiburan Korea Selatan
Kim Heechul dari grup Super Junior dan Momo dari kelompol vokal Twice - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Isu pacaran Kang Daniel, mantan anggota Wanna One dan Park Jihyo dari kelompok Twice baru-baru ini seakan menjadi mimpi buruk bagi agensi JYP Entertainment, agensi yang menaungi Park Jihyo.

 Setelah Dispatch, kantor berita Korea Selatan membidik secara sengaja foto Park Jihyo yang sering mengunjungi Kang Daniel di kediamannnya, dan menyiarkannya di laman beritanya dengan headline ‘Lahirnya Pasangan Idol Kang Daniel & Jihyo 'TWICE’ pada Senin (5/8/2019), berita tersebut sampai saat ini tengah menjadi pembicaraan.

 Kang Daniel dan Park Jihyo dianggap sebagai dua orang idola yang tengah meniti kesuksesan di industri hiburan. Ada peraturan tak tertulis yang mengungkap idola Korea Selatan sebenarnya tidak boleh pacaran karena mereka milik penggemar. Fantasi itulah yang dijual banyak agensi hiburan Korea Selatan, termasuk JYP Entertainment.

Dampak ke Bursa

 Sementara agensi Kang Daniel, Konnect adalah sebuah menajemen independen yang baru didirikan Kang Daniel dan belum terdaftar di bursa Korea, JYP Entertainment, perusahaan yang terdaftar dalam bursa KOSDAQ Korea Selatan terkena dampak langsung atas isu ini.

 Pada saat berita ini dirilis Dispatch pada Senin (5/8/2019) pagi, saham JYP Entertainment langsung terjun bebas. Dikutip dari Allkpop, titik terendah harga saham berada pada pukul 3.30 p.m waktu setempat. Penutupan harga saham JYP Entertainment anjlok di angka 17.750 won atau turun sekitar 12,13 persen dari hari sebelumnya.

 Angka ini dianggap titik terendah sepanjang penutupan harga saham JYP Entertainment selama 18 bulan terakhir, yang sebelumnya terjadi pada Maret 2018 lalu di angka 17.500 won.

Isu pacaran dua idola, Kim Heechul dari grup Super Junior, dan Momo yang juga berasal dari grup yang sama dengan Park Jihyo, Twice, berhembus tanpa sumber yang jelas pada Selasa (6/8/2019).

Hal ini lagi-lagi menjadi mimpi buruk bagi JYP Entertainment yang menaungi Momo, dan SM Entertainment selaku agensi besar dari sub manajemen SJ Label yang menaungi Kim Heechul.

Harga Saham Bergejolak

Pantauan Bisnis.com, meski isu pacarannya dibantah oleh dua agensi, nyatanya pemberitaan tersebut sempat membuat harga saham dua emiten yang terdaftar di bursa KOSDAQ tersebut bergejolak.

 Saham SM Entertainment dibuka pada harga 28.550 won pada Selasa (6/8/2019), terendah sejak September 2017 dan ditutup pada angka 29.500 won turun 0,51 persen atau 150 poin dari hari sebelumnya.   

 Sementara itu, harga saham JYP Entertainment juga terjun bebas di angka 16.350 won, titik terendah setelah bursa KOSDAQ dibuka selama 10 menit. Perlahan, harga sahamnya menanjak usai gosip tersebut dibantah oleh pihak Momo dan Kim Heechul.

 Meski tak lantas membaik, saham JYP Entertainment masih mencatatkan penurunan harga saham pada penutupannya di angka 17.650 won, turun 100 poin atau 0,56 persen dari hari sebelumnya.

 Isu pacaran para idola bukanlah satu-satunya sentimen negatif yang berkembang di beberapa agensi hiburan Korea Selatan selama dua hari terakhir, sebagian saham beberapa perusahaan agensi hiburan Korea Selatan mencatatkan penurunan karena perang dagang Korea Selatan dan Jepang yang berlangsung beberapa hari terakhir.

 Sementara itu, kabar pemutusan kontrak Park Jimin dari duo 15& dengan JYP Entertainment setelah 7 tahun bernaung di agensi tersebut, kemungkinan juga menjadi alasan harga saham JYP Entertainment mengalami penurunan pada penutupan harga saham, Selasa (6/8/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa, super junior, Kpop

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top