Kakek Nenek Bisa Panjang Umur Jika Mengasuh Cucu

Bagaimana jika Anda menemukan rahasia yang dapat memperpanjang hidup Anda?
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 20 Agustus 2019  |  10:35 WIB
Kakek Nenek Bisa Panjang Umur Jika Mengasuh Cucu
Ilustrasi - Futuretimeline.net

Bisnis.com, JAKARTA - Bagaimana jika Anda menemukan rahasia yang dapat memperpanjang hidup Anda?

Menjadi kakek dan nenek adalah perasaan yang paling indah. Tetapi apakah Anda sadar bahwa mengasuh cucu Anda dapat membantu Anda hidup lebih lama?

Baru-baru ini, para peneliti di Berlin Aging Study dan melakukan penelitian yang mengungkapkan bahwa kakek nenek yang mengasuh cucu mereka memiliki risiko kematian 37% lebih rendah dibandingkan dengan lansia pada usia yang sama.

Jurnal Evolution and Human Behavior yang diterbitkan pada tahun 2016 berbicara tentang pekerjaan penelitian ini. didukung oleh Rubicon Project Grandparents Who Babysit Lives Longer.  "Pengasuhan dapat memberikan pengasuh tujuan hidup karena pengasuh mungkin merasa berguna bagi orang lain dan bagi masyarakat," kata Bruno Arpino, yang adalah profesor di Universitas Pompeu Fabra di Barcelona, Spanyol .

Penelitian ini dilakukan di antara lebih dari 50 peserta yang berusia 70 tahun ke atas. Mereka menyelesaikan wawancara dengan para ahli dan beberapa tes medis di rumah mereka yang diulang setelah setiap 2 tahun antara 1990 dan 2009, menurut penelitian.

Selama penelitian, mereka ditanya tentang frekuensi merawat cucu mereka dalam satu tahun terakhir. Untuk menyebutkan, merawat berarti menjaga cucu mereka dan melakukan beberapa kegiatan dengan mereka tanpa keterlibatan orang tua. Jawaban mereka kemudian dicatat pada skala tujuh dengan 1 untuk tidak pernah dan 7 untuk keterlibatan sehari-hari.

Studi di Berlin mengungkapkan bahwa risiko kematian dalam waktu 20 tahun adalah sepertiga lebih rendah bagi kakek-nenek yang merawat dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka dengan cucu-cucu mereka dibandingkan dengan kakek-nenek atau manula yang tidak terlibat dalam pengasuhan cucu.

Sonja Hilbrand, seorang mahasiswa doktoral di departemen psikologi di University of Basel di Swiss mengatakan, "menghabiskan waktu bersama cucu dan membantu teman dan anggota keluarga bisa dibilang memberi orang tujuan dan membantu mereka tetap aktif secara fisik dan mental".

Dia menambahkan, tidak memiliki kontak dengan cucu sama sekali dapat berdampak negatif terhadap kesehatan kakek-nenek. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa menjadi kakek nenek dapat membantu kesejahteraan kesehatan seseorang dengan meningkatkan fungsi kognitif dan kesehatan mental mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
lansia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top