13 Juta Orang Ditargetkan Ikut Bersih-Bersih

Agustina Iskandar, Leader World Clean-Up Day Indonesia, mengungkapkan pihaknya berhasil memobilisasi 7,6 juta relawan dan membawa Indonesia menjadi negara pertama yang memimpin aksi clean-up terbesar di dunia pada tahun lalu.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  04:17 WIB
13 Juta Orang Ditargetkan Ikut Bersih-Bersih
Wisatawan mancanegara (wisman) membersihkan sampah yang berserakan di kawasan Pantai Kuta, Badung, Bali, Selasa (1/1/2019). - ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

Bisnis.com, JAKARTA — World Clean-Up Day Indonesia menargetkan dapat mengumpulkan 13 juta masyarakat Indonesia untuk melakukan aksi bersih-bersih lingkungan dalam Wolrd Clean-Up Day pada 21 September 2019.

Agustina Iskandar, Leader World Clean-Up Day Indonesia, mengungkapkan pihaknya berhasil memobilisasi 7,6 juta relawan dan membawa Indonesia menjadi negara pertama yang memimpin aksi clean-up terbesar di dunia pada tahun lalu.

“Kami menargetkan 13 juta masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang untuk ikut berpartisipasi dalam aksi clean-up tahun ini sebagai sebuah momentum persatuan dalam memerangi sampah di Indonesia,” kata Agustina di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

World Clean-Up Day merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan secara serentak di 157 negara di dunia, termasuk di Indonesia.

Pada ajang World Clean-Up Day tahun ini, dia menuturkan, pihaknya berkolaborasi dengan Rinso, dan berharap dapat memberikan dampak yang lebih besar terhadap perubahan.

Veronica Utami, Direktur Home Care Unilever Indonesia dan Dirt Is Good Southeast Asia, Australia, dan New Zealand, mengungkapkan Rinso bergabung dengan WCD untuk menggerakan masyarakat melalui kanal komunikasi Rinso, dan membantu meningkatkan angka daur ulang sampah.

Nantinya, dia menuturkan, sampah-sampah yang terkumpul akan disalurkan ke bank-bank sampah binaan Yayasan Unilever Indonesia.

“Harapan kami, keterlibatan masyarakat dalam WCD akan menjadi langkah awal dalam pembangunan kesadaran dan perilaku bijak dalam pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik, dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Sampah Plastik

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top