Museum Macan Hadirkan Karya Perupa Kontemporer China Xu Bing

Museum Modern and Contemporary Art in Nusantara (Macan) mempersembahkan pameran seniman Xu Bing bertajuk Thought and Method. Sebuah pameran tunggal skala besar yang menampilkan karya-karya dari Xu Bing, perupa kontemporer kenamaan asal China.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  16:20 WIB
Museum Macan Hadirkan Karya Perupa Kontemporer China Xu Bing
Salah satu karya Xu Bing, Honor and Splendor (2004) di Museum Macan

Bisnis.com, JAKARTA - Museum Modern and Contemporary Art in Nusantara (Macan) mempersembahkan pameran seniman Xu Bing bertajuk Thought and Method. Sebuah pameran tunggal skala besar yang menampilkan karya-karya dari Xu Bing, perupa kontemporer kenamaan asal China.

Pameran berlangsung mulai 31 Agustus hingga 12 Januari 2019. Pameran ini merupakan sebuah retrospektif Xu Bing terbesar dan pertama di Asia Tenggara, juga yang pertama di Indonesia.

Ada lebih dari 60 karya Xu Bing yang ditampilkan dalam pameran ini, yang dibuat dalam kurun waktu lebih dari 40 tahun. Karya-karyanya melintasi berbagai medium, termasuk drawing, seni grafis, instalasi, film dan media arsip.

Sesuai dengan judulnya, Xu Bing: Thought and Method menampilkan perjalanan karier Xu Bing secara menyeluruh, serta metode dan motivasi di balik gagasan artistiknya.

Sejumlah karya yang ditampilkan meliputi, "Book from the sky (1987-1991)", "Ghost pounding the wall (1990-1991)", "Honor and Splendor (2004)", "Book from the ground (2003-kini)", "Dragonfly eyes (2017)".

Xu Bing mengatakan, untuk menjadi perpa yang baik, seseorang mesti menjadi pemikir yang baik. Namun jika perupa tersebut hanya memiliki pemikiran atau filosofi yang baik, dia dapat menjadi filsuf yang hebat, tetapi namanya tidak akan tercatat dalam sejarah dunia seni.

"Karena itu seorang perupa mesti mempunyau sebuah cara artistik untuk merepresentasikan idenya, sebuah metode yang lepas dari konsep budaya yang normatif," katanya.

Aaron Seeto, Direktur Museum Macan mengatakan Xu Bung adalah seorang perupa global yang praktik keseniannya menggali kedalaman sejarah untuk mempelajari perpindahan budaya di era komunikasi lintas negara.

"Pameran ini menampilkan beberapa karya terpenting Xu Bing yang telah memaknai pengertian kita," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pameran seni, museum

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top