Ini Sebabnya Jemaah Haji Perlu Perbanyak Minum Air Putih Dalam Perjalanan Pulang ke Indonesia

Jemaah haji terutama yang punya riwayat stroke perlu memperbanyak minum air putih saat perjalanan pulang ke Indonesia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 September 2019  |  10:45 WIB
Ini Sebabnya Jemaah Haji Perlu Perbanyak Minum Air Putih Dalam Perjalanan Pulang ke Indonesia
Jemaah haji 2019 berada di Masjidil Haram, Makkah. - Reuters/Umit Bektas

Bisnis.com, PURWOKERTO - Jemaah haji terutama yang punya riwayat stroke perlu memperbanyak minum air putih saat perjalanan pulang ke Indonesia.

Dokter spesialis saraf dr. Untung Gunarto Sp.S. MM mengingatkan memperbanyak konsumsi air putih selama perjalanan pulang ke Tanah Air berguna untuk menghindari dehidrasi terutama bagi penderita riwayat stroke.

"Dehidrasi dapat berdampak buruk, terutama bagi penderita riwayat stroke, karena kondisi dehidrasi yang juga disertai perubahan tekanan darah yang fluktuatif dikhawatirkan dapat memicu stroke," katanya di Purwokerto, Rabu (4/9/2019).

"Bagi penderita yang pernah stroke harus menghindari dehidrasi dan risiko diare selama perjalanan, sedangkan pada penderita hernia nucleus pulposus (HNP), atau yang sering disebut saraf terjepit harus memperhatikan posisi tubuh selama perjalanan," katanya.

Selain itu kata Untung, jemaah haji perlu memperhatikan kondisi fisik dan stamina selama perjalanan kembali ke Tanah Air.

"Segera laporkan kepada petugas kesehatan jika mengalami gejala tertentu," katanya.

Untung juga menambahkan, sejumlah masalah kesehatan yang banyak dialami setelah melakukan perjalanan jauh adalah vertigo, migren dan nyeri kepala tegang.

"Pemicunya biasanya disebabkan oleh stres situasional saat perjalanan. Sehingga sangat perlu dan disarankan untuk mengelola stres selama perjalanan," kata Untung.

Sementara itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah menginformasikan bahwa jamaah haji Banyumas akan tiba di Tanah Air mulai 7 September 2019 mendatang.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas Imam Hidayat melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Banyumas, Purwanto Hendro Puspito mengatakan rombongan haji asal Banyumas yang tergabung di kloter 67, 68 dan 69 akan mendarat pada 7 September 2019.

Setelah itu, kata dia, jemaah haji yang tergabung dalam kloter 70 akan mendarat pada 8 September 2019.

"Sementara jemaah haji yang tergabung dalam kloter 96 akan mendarat di Indonesia pada 15 September 2019," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jemaah haji

Sumber : Antara

Editor : Saeno
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top