Tangani Korban Gempa Ambon, Tenaga Medis Dimobilisasi

Mobilisasi tenaga kesehatan dilakukan untuk menangani korban Gempa bumi yang terjadi di Ambon pada Kamis (26/9/2019) pukul 6.46 WIB yang mengalami masalah kesehatan.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 30 September 2019  |  23:45 WIB
Tangani Korban Gempa Ambon, Tenaga Medis Dimobilisasi
Suasana bangunan Pasar Apung Desa Tulehu yang roboh akibat gempa bumi di Ambon, Maluku, Kamis (26/9/2019). Berdasarkan data BMKG, gempa bumi tektonik dengan kekuatan M6,5 tersebut akibat aktivitas sesar aktif lokal. - ANTARA/Izaac Mulyawan

Bisnis.com, JAKARTA - Mobilisasi tenaga kesehatan dilakukan untuk menangani korban Gempa bumi yang terjadi di Ambon pada Kamis (26/9/2019) pukul 6.46 WIB yang mengalami masalah kesehatan.

Diketahui, gempa bumi bermagnitudo 6,8 skala richter itu berpusat di darat 40 km Timur Laut Kota Ambon dengan kedalaman 10 km namum tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan laporan Pusat Krisis Kesehatan pada 28 September 2019, korban meninggal berjumlah 25 jiwa, 83 orang luka berat/rawat inap, 85 orang luka ringan /rawat jalan. Selain itu 1 unit rumah sakit, RSUD dr. Ishak Umarella diketahui mengalami kerusakan berat.

Plt Kepala Pusat Krisis Kesehatan, Kemenkes, Didik Budijanto mengatakan RSUP Kandou Manado sudah mengirimkan tenaga Medis berjumlah 4 orang untuk menangani masalah kesehatan korban terdampak bencana tersebut. Mereka terdiri dari 1 dokter spesialis anak, 1 dokter spesialis ortopedi dan traumatologi, 1 perawat, dan 1 penata anestesi.

“RS Wahidin Makasar juga telah mengirimkan tenaga dokter. Selamat bertugas 6 tim relawan RSUP wahidin makassar, terdiri dari dokter bedah digestif, anasthesi dan 2 perawat mahir yg bertugas di kamar operasi,” katanya dikutip dari siaran pers Kemenkes yang diterima Bisnis.com pada Senin (30/9/2019).

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat telah mendirikan 6 pos kesehatan, membagikan kelambu berinsektisida, melakukan pelayanan kesehatan, dan promosi kesehatan.

“Terkait bencana ini, Kemenkes telah mengirimkan tim Rapid Health Assessment ke 3 lokasi terdampak gempa,” tutup Didik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gempa

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top