Bedah Duka Lewat Canda

Bagi generasi muda pecinta dan penikmat sastra, pasti sudah tidak asing dengan buku-buku berjudul Generasi 90an, Generasi 90an: Anak Kemarin Sore, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI), dan juga Kamu Terlalu Banyak Bercanda (KTBB) yang ditulis oleh Marchella FP.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  10:33 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bagi generasi muda pecinta dan penikmat sastra, pasti sudah tidak asing dengan buku-buku berjudul Generasi 90an, Generasi 90an: Anak Kemarin Sore, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI), dan juga Kamu Terlalu Banyak Bercanda (KTBB) yang ditulis oleh Marchella FP.

Selaras dengan judul buku terbarunya, penulis Marchella FP bersama Reza Chandika, Maria Juliana, dan juga Rendha Rais hadir di Auditorium Galeri Indonesia Kaya untuk membacakan beberapa penggalan dari karya terbarunya, dalam acara Kamu Terlalu Banyak Bercanda.

Renitasari Adrian selaku perwakilan dari Galeri Indonesia Kaya mengatakan bahwa perempuan yang aktif dalam membuat konten Podcast Ibu-Ibu Yakult tersebut memiliki latar belakang sebagai seorang desainer grafis dan kecintaannya terhadap menulis, Marchella kemudian mengemas sebuah karya sastra dengan unik dan menarik.

“Pemilihan kata- kata yang sederhana dan juga visualisasi yang indah membuat karyanya banyak diminati dan mudah dimengerti oleh generasi muda. Melalui karyanya, Marchella menginspirasi generasi muda untuk menciptakan karya-karya sastra yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Selama kurang lebih 90 menit, penikmat seni mendengarkan bincang-bincang antara Marchella bersama Reza Chandika, Maria Juliana, dan juga Rendha Rais yang diiringi dengan tawa dan beberapa pertanyaan dari para penikmat seni.

Tawa bahagia penikmat seni semakin meriah ketika Marchella, Reza, Maria, dan juga Rhenda membacakan kutipan-kutipan menarik dengan gaya dramatic reading ke hadapan para penikmat seni, yang diiringi dengan harmoni dan melodi indah yang dimainkan oleh Mery Kasiman.

Penyiar dan Kreator Konten Reza Chandika mengungkapkan bahwa ia memiliki ketakukan apabila orang di luar sana berfikir bahwa dirinya tidak pernah merasakan rasa sedih dalam hidupnya, karena menurutnya hal tersebut adalah hal yang berbahaya.

“Gua selalu bilang kalau gua pernah sedih, tetapi gua memilih untuk menempatkan mana yang harus diunggah ke media sosial. Karena, gua punya sahabat, keluarga, yang selalu punya ruang untuk menjadi teman baik yang mengetahui solusi kita sebagai orang terdekat. Menjual kesedihan adalah boomerang yang bisa menyakiti diri sendiri,” ungkapnya.

Marchella FP, Penulis KTBB mengungkapkan bukunya merupakan kelanjutan dari buku NKCTHI. Dirinya ingin karyanya menjadi sebuah pengingat bagi para pembaca dan penikmat seni bahwa, semua orang memiliki kesamaan.

“Bahwa beragam pengalaman atas hal-hal yang menimbulkan perasaan tak nyaman dan bahkan lara, pasti pernah dialami oleh semua orang. Melalui bincang-bincang ini, saya ingin mengajak para penikmat seni untuk mengalirkan rasa-rasa yang kurang mengenakan, alih- alih memendamnya di dalam hati,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
inspirasi

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top