Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pria Juga Menopause, Berikut Ciri-cirinya

Istilah menopause selama ini hanya lekat dengan wanita. Tapi, tahukah Anda jika menopause pada pria juga bisa terjadi?
JIBI
JIBI - Bisnis.com 05 November 2019  |  08:11 WIB
Pasangan suami-istri - Istimewa
Pasangan suami-istri - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Istilah menopause selama ini hanya lekat dengan wanita. Tapi, tahukah Anda jika menopause pada pria juga bisa terjadi?

Sebenarnya, penggunaan istilah menopause bagi pria hanya dilakukan untuk mempermudah penggambaran, dan bukan merupakan suatu diagnosis pasti. Sama seperti wanita dengan masa menopause-nya, pria juga mengalami adanya penurunan produksi hormon seks, atau testosteron dalam hal ini.

Meski begitu, tanda yang muncul saat seorang pria memasuki masa “menopause”, berbeda dari wanita.

Seiring bertambahnya usia, pria dan wanita sama-sama akan mengalami penurunan produksi hormon seks di tubuh. Namun, proses yang dilalui pria dan wanita sangatlah berbeda.

Secara medis, tidak ada istilah menopause pada pria, sehingga gejala-gejala yang muncul, disebut dengan istilah lain, seperti andropause, androgen decline in the aging male (ADAM), serta hipogonadisme dengan onset lambat.

Memasuki usia menopause, wanita akan kehilangan kemampuannya untuk bereproduksi. Namun tidak demikian halnya pada pria. Selain itu, berikut ini beberapa hal yang membedakan antara menopause pada pria dan wanita.

1. Produksi hormon
Produksi hormon seks pada pria, terutama testosteron, menurun secara bertahap, yang dimulai sejak usia 30 tahun. Sementara itu pada wanita, produksi hormon estrogen akan turun secara drastis begitu memasuki usia 40 tahun.

2. Produksi sperma dan sel telur

Meski produksi testosteron menurun, produksi sperma tidak akan berhenti. Sebaliknya, memasuki usia menopause, produksi sel telur pada wanita akan benar-benar terhenti.

3. Semua wanita pasti menopause, pria tidak

Memasuki usia tertentu, wanita pasti akan mengalami menopuse. Namun, hanya sekitar 2 persen pria yang mengalami gejala-gejala seperti menopause, saat mulai memasuki usia tua.

Saat seorang pria mengalami penurunan produksi testosteron, ada banyak gejala yang akan muncul, baik secara fisik, mental, maupun seksual. Berikut ini tanda-tanda menopause pada pria, yang perlu dikenali.

Pria bisa mengalami disfungsi ereksi, gairah seksual menjadi berkurang. Pria juga bisa merasakan infertilitas atau gangguan kesuburan. Lemak pada tubuh pria pun biasanya akan semakin menumpuk.

Kepadatan tulang juga akan berkurang. Ciri lain adalah lemas, tubuh terasa tidak berenergi. Dada atau payudara pria juga bisa membesar (ginekomastia), massa otot berkurang.

Lalu, para pria juga akan sering merasa sedih, bahkan depresi. Motivasi pria dalam menjalani kehidupan sehari-hari akan berkurang, sulit berkonsenterasi, kepercayaan diri menurun, juga insomnia. Selain tanda-tanda di atas, Anda juga mungkin akan mengalami kerontokan rambut-rambut di badan, berkurangnya ukuran testis, dada menjadi bengkak, dan sering merasa kepanasan tiba-tiba.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menopause hormon rambut rontok

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top