Penonton Lebih Suka Saksikan Film Melalui Platform Streaming

Sebuah studi terbaru yang dilakukan Flixed terhadap 1.000 responden menunjukkan data menarik tentang kebiasaan konsumen menonton melalui medium resmi selain layar lebar.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 21 November 2019  |  09:55 WIB
Penonton Lebih Suka Saksikan Film Melalui Platform Streaming
Seorang pria melihat layar handphone saat melintas di depan layar iklan Disney, layanan streaming Walt Disney di New York City Amerika Serikat, Selasa (12/11/2019) - Reuters/Brendan McDermid

Bisnis.com, JAKARTA – Peluncuran Disney+ beberapa waktu lalu menjadi babak baru perjalanan salah satu waralaba film paling populer di dunia, yakni Marvel. Perusahaan telah mengumumkan bakal mengembangkan waralaba itu tak hanya di layar lebar melainkan juga melalui platform streaming video.

Terkait hal ini, sebuah studi terbaru yang dilakukan Flixed terhadap 1.000 responden menunjukkan data menarik tentang kebiasaan konsumen menonton melalui medium resmi selain layar lebar.

Hasil studi itu mengungkapkan bahwa 66 persen penggemar akan mempertimbangkan untuk menonton film berikutnya dari Marvel Cinematic Universe melalui layanan Disney+, sementara 34 persen mengatakan masih akan menyaksikan film di bioskop.

Studi ini juga menanyakan beberapa waralaba film lain dari platform streaming lain. DCEU Misalnya, 73 persen penggemar memilih untuk menonton di platform, sisanya memilih tetap menyaksikan di bioskop. Begitu juga dengan waralaba Harry Potter, 75 persen penggemar ingin melihat film selanjutnya di rumah melalui layanan streaming video

Selain itu, studi tersebut juga bertanya tentang bagaimana layanan streaming video secara keseluruhan akan memengaruhi kehadiran penggemar film ke bioskop di masa mendatang.

Hasilnya, sebanyak 64 persen responden mengaku akan lebih jarang pergi ke bioskop. Sedangkan 30 persen responden menyatakan kehadiran platform streaming tidak memengaruhi kunjungan mereka ke bioskop. Selain itu, 3 persen responden menyatakan kehadiran layanan itu mendorong mereka untuk pergi ke layar lebar.

Hasil studi ini memberikan perspektif yang menarik bahwa industri hiburan global, khususnya perfilman akan masuk ke babak baru. Para penyedia layanan streaming video tak hanya memproduksi serial untuk kontennya, tetapi juga film orisinal.

Netflix yang merupakan pemain lama telah banyak memproduksi film orisinal sendiri. Bahkan tahun lalu, film buatan layanan raksasa itu menyabet beberapa penghargaan dalam ajang Academy Award atau Oscar.

Disney+ memulai debutnya pada 12 November lalu dengan film asli Noelle (2019) dari sutradara Marc Lawrence dan Lady and the Tramp (2019) arahan sutradara Charlie Bean.

Layanan serupa yang akan segera dirilis seperti Peacock (NBCUniversal) dikabarkan bakal memulai peluncurannya dengan menghadirkan beberapa film orisinal buatan Universal Pictures. Sementara itu layanan HBO Max yang akan memulai debutnya dengan film dari Warner Bros.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film, videostreaming

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top