Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Menjaga Keharmonisan Hubungan

Permasalah hubungan yang tak harmonis pasti pernah dirasakan oleh semua pihak. Ketidakharmonisan hubungan muncul saat kesalahan komunikasi.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 12 Desember 2019  |  17:11 WIB
Ilustrasi - Yolasite
Ilustrasi - Yolasite
Bisnis.com, JAKARTA - Dalam setiap hubungan ada kalanya ketidakharmonisan yang muncul karena kesalahan komunikasi.

Silvia Basuki, Sales and Marketing Director of the Golden Space Indonesia mengungkapkan bahwa banyak orang yang berfikir komunikasi hanya bisa dilakukan dengan berbicara. Padahal komunikasi adalah cara untuk mengekspresikan isi hati.

"Komunikasi perlu dilakukan baik verbal maupun dengan aksi, sebab tak ada orang yang bisa membaca isi hati," ungkapnya baru-baru ini.

Persoalan komunikasi bisa saja muncul pada hubungan kakak dan adik, orang tua dan anak, suami dan istri serta seseorang dengan hewan peliharaannya. Ada beberapa hal yang perlu diketahui untuk menciptakan komunikasi yang baik dalam hubungan. Berikut tips dan trik:

1. Ekspektasi.
Tak ada seorang pun mampu menjadi rekan yang sempurna. Terimalah partnermu dan terima keluargamu, karena dengan menerima, maka kamu akan mencintai mereka.

Ingat juga, mereka yang mencintaimu, tetapi mereka terkadang tak mengerti bagaimana cara mencintaimu. Ada juga dalam keadaan tertentu, mereka bingun cara mengekspresikan cinta kepadamu, begitu juga sebaliknya.

2. Ekspresikan dirimu
Saat seorang sudah menikah, memiliki pasangan dan menjadi orang tua atau juga memiliki orang tua. Setiap orang yang ada di sekitar kita memiliki perasaan dan pikiran yang tak bisa diketahui apalagi ditebak. Untuk menciptakan komunukasi yang harmonis maka ekspresikanlah dirimu.

Belajarlah untuk menyampaikan segala yang kamu rasakan di dalam hatimu. Bila hatimu bilang tidak, maka ungkapkan tidak. Ketika mengungkapkan tidak, jangan pernah berfikir maka itu akan menciptakan konflik, karena konflik hanya muncul dari dalam kepala, karena adanya pikiran yang terlalu berlebihan.

3. Bahasa dari cinta.
Ada banyak jenis bahasa cinta, misalnya, orang tua yang mencari uang untuk anak-anaknya. Ketika orang tua mencintai anak-anaknya maka orang tua akan mencari uang dengan sangat gigih demi anak-anaknya.

Saat orang tua terlalu sibuk mencari uang untuk kebutuhan anak-anak, tanpa disadari mereka lupa mengajarkan cara mengekspresikan cinta kepada anaknya. Dengan demikian, anak-anak tersebut dibesarkan tanpa tau cara mengekspresikan cinta.

Untuk menghindari ketidakharmonisan, maka belajarnya untuk mengerti orang-orang yang ada disekitarmu, karena bahasa cinta setiap orang adalah berbeda.

Bahasa cinta bisa seperti ingin hanya berduaan untuk mengekspresikan perasaan dan bicara dari hati ke hati. Jika kamu bicara tidak ke pasangan dan keluarga, jangan pernah berfikir bahwa itu akan menimbulkan konflik, sebab konflik hanya ada di dalam pikiran saja. 

Setiap orang memiliki cara mencintai yang berbeda, karena masing-masing orang terlahir berbeda. Setiap orang juga tumbuh di keluarga yang berbeda dan dengan penghargaan yang berbeda pula, dan sekarang adalah cara untuk memahami setiap orang yang berbeda pula.

Dengan demikian, kamu harus mengisi dan memberikan cinta kepada orang tua, pasangan, anak, teman dan memahami rasa yang dirasakan mereka.  Namun sebelum memberikan cinta, maka kamu harus mencintai dirimu sendiri.

4. Komitmen
Apakah yang dimaksud dengan komitmen? Saat dua orang menikah, maka setiap orang memiliki komitmen, karena harus hidup bersama. Belajar bagaimana mencintai pasangan, karena dalam banyak hal kita memiliki ekspektasi dan memiliki pengalaman tak mempercayai orang lain.

Saat kamu tidak mempercayai orang lain, maka kamu akan selalu memiliki tanda tanya di dalam benakmu. Nah, bila kamu tak mempercayai partnermu maka akan memiliki banyak tanda tanya bagi pasangan. Alhasil, segala yang kami pikirkan tentang orang lain, pasanganmu dan orang tuamu, maka itu mencerminkan dirimu.

Sebab, setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar mencintai dengan caranya berbeda dan dengan cara sendiri.

5. Bersyukurlah
Kamu jangan pernah membandingkan babak hidupmu dengan babak hidup orang lain. Belajarlah menghargai setiap babak hidup dan perjalananmu.

Bersyukurlah adalah sangat penting dan menimbulkan energi positif dari dalam tubuh. Terkadang banyak orang lupa bersyukur atau hanya bersyukur saat uang di rekening sedang banyak atau sedang senang. Mulai saat ini, bila masalah muncul maka tetaplah lihat sisi positif dan mengucap syukurlah akan segala yang telah dimiliki.
 
 
 
 


 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hubungan
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top