Serangan Jantung Tidak Selalu Datang Mendadak

Kematian mendadak seperti yang dialami salah satu anggota keluarga Sule melalui mantan istrinya Lina sebenarnya tidak serta merta datang secara tiba-tiba.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 04 Januari 2020  |  13:45 WIB
Serangan Jantung Tidak Selalu Datang Mendadak
Serangan jantung - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kematian mendadak seperti yang dialami mantan komedian Sule yakni Lina sebenarnya tidak serta merta datang secara tiba-tiba. 

Dikutip dari Harvard Health Publishing, gejala seperti nyeri dada, sesak napas, dan tanda-tanda peringatan serangan jantung umum lainnya sering mendahului sebelum serangan jantung dadakan menyerang. 
 
Serangan jantung mendadak dan menyebabkan kematian adalah hal yang umum dan sering ditemui. Sekitar 20 persen dari semua kematian di Amerika Serikat setiap tahunnya disebabkan oleh serangan jantung mendadak. Namun hanya pasien dengan prevalensi kurang 5 persen yang berhasil selamat.
 
Dari 406 kasus serangan jantung, 2/3 kasusnya diawali dengan kondisi dimana pasien akan pingsan secara tiba-tiba dan umumnya terjadi di rumah.
 
Peringatan awal orang-orang yang mengalami serangan jantung biasanya adalah dengan sakit pada daerah dada, susah bernapas, muntah dan pusing. 
 
90 persen dari kasus serangan jantung dengan  gejala umum tersebut terjadi dalam kurun waktu lima menit dan hanya 25 persen darinya mendapatkan penanganan yang tepat. 
 
Meskipun serangan jantung adalah cikal bakal dari berbagai penyakit jantung, namun dapat dipastikan mereka yang mengalami serangan jantung memiliki banyak masalah kardiovaskular sebelumnya. 
 
Dalam sebuah studi disebutkan, 2/3 orang yang pingsan karena serangan jantung umumnya sudah pernah mengalami hal yang sama sebelumnya, penyumbatan pembuluh darah ke jantung yang ditandai dengan rasa nyeri pada jantung dan beberapa riwayat penyakit lainnya. 
 
Hal umum lain yang sering ditemui ialah mereka yang mengalami serangan jantung di rumah umumnya tidak cepat ditangani dengan melakukan CPR, dibanding mereka yang mengalami hal tersebut di depan publik. 
 
Gejala awal
 
Sakit pada dada hanya satu dari berbagai gejala yang mungkin menyerang orang dengan risiko serangan jantung. Berikut adalah gejala-gejalanya;
 
1. Perasaan tidak nyaman pada dada seperti sesak, sakit, hingga terbakar.
 
2. Nyeri, mati rasa atau sensasi tidak nyaman lainnya di satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang, atau perut
 
3. Napas sering tersengal-sengal
 
4. Mual atau muntah mendadak
 
5. Sakit kepala ringan atau pusing
 
6. Kelelahan yang tidak biasa
 
7. Badan panas dan kemerahan, atau berkeringat dingin
 
8. Tiba-tiba merasa berat, lemah, atau sakit di satu atau kedua lengan
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jantung

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top