Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Debut Desainer Afrika di Paris Haute Couture

Desainer asal Kamerun Imane Ayissi memadukan gaya Eropa dengan bakat Afrika dalam koleksi yang dipamerkan di pekan mode haute couture Paris.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  13:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -   Desainer asal Kamerun Imane Ayissi memadukan gaya Eropa dengan bakat Afrika dalam koleksi yang dipamerkan di pekan mode haute couture Paris.

Untuk merupakan debut desainer tersebut di panggung fashion Paris tersebut.

"Ini suatu kehormatan", ujar desainer  berusia 51 tahun itu.

Dia mengatakan setelah bertahun-tahun berencana memasuki pasar Paris, akhirnya dia memilih rumah mode haute couture di Paris.

“Saya telah berjuang selama 28 tahun, mengabdikan seluruh hidup saya untuk pekerjaan ini. Federasi Perancis Haute Couture and Fashion membuka pintunya bagi saya setelah itu menolak lamaran saya berkali-kali, karena itu bukan waktu yang tepat atau pekerjaan saya tidak sesuai dengan harapan. Tapi kali ini berhasil, ”katanya.

Ayissi memulai karirnya di dunia mode saat membuatkan pakaian untuk ibunya yang merupakan pemenang kontes kecantikan Miss Kamerun pada 1960-an.

Beralih ke dunia modeling, ia pindah ke Paris tiga puluh tahun yang lalu, dan berjalan di atas catwalk untuk stylist kelas atas termasuk Yves Saint-Laurent, Pierre Cardin, Givenchy dan Lanvin.

Dia kemudian memutuskan untuk mengabdikan dirinya sepenuhnya untuk bekerja sebagai desainer, mendefinisikan gaya yang dia gambarkan sebagai minimal, ramping dan elegan "dengan penguasaan kain dan bentuk tertentu".

Untuk pertunjukannya Kamis malam, yang dipilih untuk menutup edisi pekan mode Paris Haute Couture tahun ini, para model berjalan menyusuri catwalk di sebuah hotel di Paris menuju jalur musik musik Afrika.

Model memamerkan gaun dalam gaya busana Barat kontemporer tetapi dengan twist: mereka terbuat dari organik Faso Dan Fani, kain katun dari Burkina Faso dijalin dalam strip.

Desain lainnya, berupa  gaun sutra, dihiasi dengan kulit pohon bernoda dipotong menjadi bentuk bunga. "Saya melakukan apa yang saya bisa - untuk menunjukkan kain asli Afrika, bercerita," kata Ayissi tentang koleksinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

desainer
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top