Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bayi 3 Bulan Sudah Mengerti Hubungan Abstak Sebelum Paham Bahasa

Bayi berusia tiga bulan belum dapat memahami kata-kata dan hanya belajar berguling. Namun ternyata mereka sudah mampu mempelajari hubungan abstrak.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  16:20 WIB
Seorang ibu menyusui bayinya. - Istimewa
Seorang ibu menyusui bayinya. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bayi berusia tiga bulan belum dapat memahami kata-kata dan hanya belajar berguling. Namun mereka sudah mampu mempelajari hubungan abstrak.

Dalam sebuah studi baru, para peneliti Northwestern University menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa bayi berusia 3 bulan dapat belajar hubungan yang sama dan berbeda.

"Teori terbaru menunjukkan bahwa kelancaran manusia dalam pembelajaran relasional, yakni kemampuan kita untuk membuat perbandingan antara objek, peristiwa atau ide, mungkin menjadi perbedaan utama dalam kemampuan mental antara manusia dan hewan," kata Dedre Gentner, profesor psikologi di Perguruan Tinggi Seni dan Sains Weinberg di Northwestern dan penulis senior studi ini, dilansir Science Daily, Selasa (28/1/2020).

Erin Anderson, penulis utama studi ini dan seorang mahasiswa pascasarjana bidang psikologi di Northwestern, mengatakan pada usia empat tahun, anak-anak dapat mendeteksi dan menggunakan hubungan yang sama dan berbeda. Apa yang tidak diketahui oleh para peneliti adalah kapan kemampuan ini dimulai.

"Dalam penelitian ini, kami bertanya apakah bayi dapat membentuk hubungan abstrak," ujarnya.

Para peneliti memulai dengan menunjukkan pada bayi beberapa pasang mainan. Separuh bayi melihat sepasang mainan yang sama (seperti dua boneka Elmo); setengah lainnya melihat pasangan dengan mainan yang berbeda (seperti boneka Elmo di sebelah blok merah muda).

Kemudian mereka menguji apa yang telah dipelajari bayi dengan mengukur waktu melihat mereka pada pasangan yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, satu pasangan menunjukkan hubungan yang telah mereka lihat, dan pasangan lainnya menunjukkan hubungan yang belum mereka lihat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi melihat lebih lama pada hubungan yang belum mereka lihat, bahkan ketika benda tersebut tampak baru bagi bayi.

"Jika bayi hanya mempelajari pasangan yang kami tunjukkan pada mereka, tetapi bukan hubungan antara mainan, mereka seharusnya melihat sama di antara pasangan mainan baru ini," kata Anderson.

"Apa yang kami temukan bahwa bayi melihat lebih lama pada pasangan yang menunjukkan hubungan yang tidak dikenal, menunjukkan mereka telah mengabstraksikan hubungan dalam beberapa percobaan. Hasil ini merupakan bukti paling awal untuk pembelajaran abstrak pada manusia," jelasnya.

Beberapa hasil mungkin sangat mengejutkan. Bertentangan dengan gagasan umum bahwa lebih banyak contoh selalu lebih baik untuk dipelajari, bayi dalam penelitian ini tampil lebih baik ketika mereka memiliki lebih sedikit contoh, tetapi lebih banyak peluang untuk membandingkan.

"Secara khusus, anak berusia 3 bulan mempelajari hubungan ketika mereka melihat dua pasangan bolak-balik (AA, BB), tetapi tidak ketika mereka melihat enam pasangan (AA, BB, CC, DD, EE, FF) selama fase pembelajaran. Saat ini usia dini, perbandingan dan pengulangan lebih bermanfaat untuk mempelajari hubungan abstrak," ujarnya.

Para peneliti berpendapat bahwa pengulangan membantu bayi melampaui objek untuk fokus pada hubungan di antara mereka. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya pada anak-anak dan orang dewasa, yang menunjukkan bahwa perhatian terhadap objek individu dapat mengganggu pembelajaran relasional.

"Menemukan pola yang sama menunjukkan bahwa ini adalah proses seumur hidup sejak bayi hingga dewasa. Sampai sekarang, tidak jelas apakah proses relasional canggih orang dewasa berasal dari pengalaman dengan bahasa dan budaya manusia. Bahwa kemampuan ini hadir pada usia 3 bulan menunjukkan bahwa proses analog ada sebelum pembelajaran bahasa," kata Anderson.

Para peneliti berspekulasi bahwa pembelajaran bahasa bahkan dapat memanfaatkan kemampuan relasional yang sudah ada sebelumnya.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bayi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top