Kemenkes Observasi 4 WNI yang Dilaporkan Kontak dengan Pasien Corona di Singapura

Kementerian Kesehatan mencatat 4 orang warga negara Indonesia (WNI) melakukan kontak dengan pasien corona di Singapura.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  19:56 WIB
Kemenkes Observasi 4 WNI yang Dilaporkan Kontak dengan Pasien Corona di Singapura
Ilustrasi-Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus Corona untuk penelitian di Laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/2/2020). ANTARA FOTO - Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan mencatat 4 orang warga negara Indonesia (WNI) melakukan kontak dengan pasien corona di Singapura. Berdasarkan observasi awal, suhu tubuh keempat orang tersebut terpantau normal.

Seperti diketahui suhu tubuh menjadi indikasi awal seseorsng terinfeksi virus corona. Menurut badan kesehatan dunia (WHO) seseorang dengan suhu tubuh yang melampaui 38 derajat celcius dan telah melakukan kontak dengan pasien corona perlu dilakukan uji laboratorium.

"Kami saat ini melakukan karantina kesehatan untuk melakukan observasi di rumah yang bersangkutan. Saya mohon konteks ini dipahami penuh, bahwa mereka sehat tapi dinotifikasi pernah bertemu atau dalam konteks epidemiologi pernah kontak dengan suspect [corona]," kata Direktur Jenderal

Pencegahan dan Pengendalian Penyakit-Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Anung menjelaskan dalam konteks epidemiologi, kontak yang dimaksud adalah kondisi ketika seseorang berdekatan atau berada dalam satu ruangan yang sama dengan pasien positif terinfeksi virus tertentu. "Jadi bukan selalu orang yang salaman, orang yang pelukan," kata Anung.

Anung menjabarkan bahwa empat WNI itu merupakan satu keluarga yang sering melakukan perjalanan dari dan ke Singapura. Mereka juga sering berkunjung ke Malaysia dan Korea Selatan. Dari catatan Kemenkes, perjalanan terakhir empat WNI itu dari Singapura adalah 30 Januari lalu.

Sementara itu kasus yang dinyatakan terkait dengan mereka dilaporkan pemerintah Singapura pada 5 Februari.

"Dan sekarang tanggal 10 [Februari], maka kita akan monitor setidaknya sampai 5 hari ke depan dari kemarin dilakukan pengukuran," kata Anung.

Adapun berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), virus corona telah menginfeksi lebih dari 14.000 orang. Korban jiwa akibat virus corona jenis baru ini telah mencapai lebih dari 900 orang. Data tersebut dikutip Senin (10/2/2020) pukul 17.50 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
virus corona

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top