Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Uji Petik Virus Corona, Kemenkes Periksa Sampel Dua Pasien TBC

Dua pasien penderita TBC menjalani uji sampel untuk memeriksa kepastian apakah terinfeksi virus Corona atau tidak. 
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Februari 2020  |  11:55 WIB
Seorang peneliti bekerja di laboratorium pusat pencegahan dan pengendalian penyakit di Nanyang, Provinsi Henan, China tengah, pada 4 Februari 2020. - Antara/Xinhua
Seorang peneliti bekerja di laboratorium pusat pencegahan dan pengendalian penyakit di Nanyang, Provinsi Henan, China tengah, pada 4 Februari 2020. - Antara/Xinhua

Bisnis.com, TANJUNGPINANG - Dua pasien penderita TBC menjalani uji sampel untuk memeriksa kepastian apakah terinfeksi virus Corona atau tidak. 

Petugas Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kementerian Kesehatan mengambil sampel dari hasil usap tenggorokan terhadap dua pasien tuberkulosis (TBC).

Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Selasa (11/2/2020), mengatakan, seorang pasien di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang positif mengidap TBC. Dokter spesialis di rumah sakit menginginkan kepastian apakah pasien tersebut mengidap virus corona atau tidak.

Seorang pasien lainnya yang dirawat di RSUD Karimun mengalami nasib serupa. Pasien tersebut berada di ruang isolasi. Pasien ini pada awal Februari 2020 berangkat dari Johor, Malaysia menuju Karimun. Johor bukan kawasan tersebarnya virus Corona, melainkan Kuala Lumpur, Malaysia.

Tjetjep membantah pasien di RSUD Karimun ditelantarkan oleh tim medis. Disebutkan Tjetjep bahwa tim medis masih terus mengawasi dan memberi pelayanan kesehatan kepada pasien.

"Pasien di RSUD Karimun berada di ruang isolasi sehingga tidak dapat ditemui oleh orang lain. Bahkan dokter spesialis maupun tim medis hanya masuk ke ruang isolasi pada saat memeriksa pasien tersebut," ujar Tjetjep.

Tjetjep mengemukakan institusi yang memiliki peralatan lengkap untuk mengetahui pasien tersebut mengidap virus Corona atau tidak hanya BTKL-PP Kementerian Kesehatan.

"Petugas sudah mengambil sampel untuk uji petik. Kami masih menunggu hasilnya," tutur Tjetjep.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona tuberkulosis

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top