1.716 Petugas Medis China Terpapar Corona, Enam Meninggal

1.716 petugas medis di China ikut merasakan dampak virus corona. Enam di antara mereka meninggal dunia. Jumlah petugas medis yang terpapar masih mungkin bertambah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  18:59 WIB
1.716 Petugas Medis China Terpapar Corona, Enam Meninggal
Kondisi jalanan sepi pasca menyebarnya virus corona di Shanghai, China. Bloomberg - Qilai Shen

Bisnis.com, JAKARTA - Ribuan petugas medis di China terpaksa harus menghadapi kenyataan pahit. Di tengah kesibukannya mengurus warga China yang terpapar virus corona (covid-19), mereka juga ikut tertular virus yang telah mematikan lebih dari 1.300 orang tersebut.

Setidaknya, 1.716 petugas kesehatan di China terpapar virus corona, dengan enam di antaranya meninggal dunia. Jumlah tersebut berdasarkan pernyataan Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional Cina, Zeng Yixin, mengungkap data itu dalam konferensi pers, Jumat (14/2/2020).

Zeng mengatakan bahwa jumlah staf medis yang terinfeksi virus yang sedang mewabah itu meningkat. "Saat ini, tugas petugas medis di lapangan memang sangat berat, keadaan kerja dan istirahat mereka terbatas, tekanan psikologis sangat besar, dan risiko infeksi tinggi," katanya.

Lebih dari 87 persen pekerja medis yang terinfeksi itu disebutkannya berlokasi di Hubei, provinsi yang menjadi pusat penyebaran virus yang muncul pada Desember dan telah menewaskan sekitar 1.380 orang serta menulari lebih dari 60.000 orang tersebut.

"Analisis lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengetahui jumlah pekerja medis yang terinfeksi di rumah sakit," kata Zeng.

Pejabat dan rumah sakit Cina telah berulang kali mengeluhkn keterbatasan peralatan pelindung diri, termasuk masker wajah. Selain jumlah pansien yang sangat besar. 

Terkait petugas medis ini, duka kematian dokter Li Wenliang masih membekap publik di Wuhan, Hubei. Li adalah dokter yang pernah menjalani investigasi polisi karena mengungkap adanya kasus pneumonia akut misterius. Dia akhirnya ikut tertular dari pasien yang sedang dirawatnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
china, virus corona, covid-19

Sumber : Tempo.co

Editor : Andya Dhyaksa
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top