Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menerka Kinerja Box Office Black Widow, Film MCU Pertama Tahun Ini

Film Black Widow dari waralaba Marvel Cinematic Universe (MCU) tak lama lagi bakal tampil di layar lebar seluruh dunia
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 09 Maret 2020  |  17:06 WIB
Black Widow - Youtube
Black Widow - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA – Film Black Widow dari waralaba Marvel Cinematic Universe (MCU) tak lama lagi bakal tampil di layar lebar seluruh dunia. Film ini rencananya tayang perdana di pasar Amerika Serikat pada 1 Mei mendatang.

Sebagai karya pembuka dari waralaba film raksasa seperti Marvel, banyak pihak menerka-nerka seperti apa jalan cerita dari karakter yang telah dipastikan tewas dalam peristiwa Endgame itu dan seperti apa pula kinerja bisnisnya di box office.

Kendati masih ada sekitar 2 bulan ke depan hingga film dirilis, para analis telah memproyeksikan pendapatan debut atau pekan pertama film Black Widow di pasar domestik Amerika Utara.

Pembukaan akhir pekan perdana tentu bukan segalanya dalam hal kesuksesan film secara keseluruhan. Akan tetapi, angka awal box office dari beberapa hari pertama itu memainkan peran besar dalam banyak film anyar.

Berdasarkan perkiraan awal dari Box Office Pro, film Black Widow besutan sutradara Cate Shortland itu diproyeksikan mencapai pendapatan sekitar US$90 juta hingga US$130 juta pada akhir pekan pertama perilisannya di pasar domestik.

Angka ini berada dalam kisaran yang sama dengan film MCU sebelumnya Spider-Man: Far From Home (2019) dengan US$95,5 juta berdasarkan analisis dari The Numbers. Adapun, angka ini masih berada di bawah nilai film perempuan Marvel lainnya, Captain Marvel (2019) dengan pembukaan sebesar US$153,4 juta.

Perkiraan tersebut diyakini cukup realistis mengingat situasi unik yang akan dihadapi oleh film Black Widow. Di satu sisi, ini adalah proyek film Marvel dan Disney yang memiliki banyak penggemar di seluruh dunia.

Karakter Natasha Romanoff aka Black Widow sendiri telah menjadi salah satu karakter yang memiliki penggemar setelah aksi memukaunya di sejumlah film Marvel. Utamanya momen pengorbanan dirinya guna mendapatkan Soul Stone untuk keselamatan dunia dalam film Avengers: Endgame.

Namun, beberapa faktor lain yang juga diperkirakan bisa menjadi peredam antusiasme terhadap film ini adalah sebagian penggemar yang tidak menyetujui film prekuel Black Widow ini dibuat.

Selain itu, kekhawatiran penyebaran virus corona baru (Covid-19) juga telah menyebabkan sebagian besar bioskop di pasar-pasar potensial seperti China, Korea Selatan, dan Italia ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

Namun demikian, salah satu ukuran rigid keberhasilan dari kinerja bisnis film Black Widow dari Marvel adalah kinerja keseluruhannya di box office. Pada 2019, tiga judul film Marvel berhasil melewati milestone pendapatan US$1 miliar. Akankah film anyar Marvel yang akan segera tayang itu berhasil mencapai titik tersebut? Mari kita nantikan!

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film marvel film hollywood
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top