Tantangan Menikah di Usia Muda

kematangan dan kedewasaan berpikir menjadi kunci penting suksesnya sebuah pernikahan.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 22 Maret 2020  |  15:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pernikahan di usia muda bukanlah hal baru di Indonesia. Sejak dulu kala, orang-orang di pedesaan, terutama perempuan sudah menikah sebelum usianya bahkan menginjak 17 tahun.

Tren menikah muda juga dilakukan para generasi milenial. Dengan harapan, bisa memiliki anak di usia muda dan ketika mereka dewasa usia tidak terpaut jauh.

Meski mungkin menyenangkan, tapi ada banyak tantangan bagi Anda yang ingin menikah di usia muda. Pasalnya, kematangan dan kedewasaan berpikir menjadi kunci penting suksesnya sebuah pernikahan.

Berikut adalah tiga tantangan berumah tangga di usia muda seperti dilansir dari situs Colive dan Your Tango.

Kesulitan keuangan

Saat seseorang menikah, ia pun pasti harus bisa menafkahi dirinya sendiri dan keluarga. Namun bagi sebagian besar anak muda, penghasilan yang didapat belum mumpuni. Hal ini bisa menjadi masalah karena tidak mungkin Anda dan pasangan menggantungkan diri terus menerus dengan orang tua. Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini adalah menabung. 


Masalah prioritas

Bagi pasangan yang menikah sangat muda, tak jarang  masih memprioritaskan kepentingan sendiri daripada keluarga. Sehingga layaknya anak muda pada umumnya, mereka bebas pergi hingga larut malam serta bersenang-senang dengan teman. 

Hal ini tentu berbahaya dalam hubungan pernikahan karena kekosongan dalam hal kebersamaan bersama keluarga bisa menciptakan masalah besar dalam hubungan mereka. Jalan keluarnya, Anda harus mulai bisa membagi waktu antara kepentingan pribadi dan bersama.

Keputusan tidak tepat

Berbeda dengan orang dengan usia lebih tua, banyak anak muda sering mengambil keputusan yang salah. Hal ini disebabkan oleh pengalaman yang terbatas dan perasaan serba terburu-buru. Hasilnya? Dampak buruk bagi hubungan rumah tangga juga bisa dialami. Dalam mengatasi masalah ini, dibutuhkan ketenangan dan komunikasi yang baik antar suami istri sebelum membuat keputusan. Libatkan pula orang tua apabila permasalahan terlalu berat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Relationship

Sumber : Tempo.co

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top