Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Imbas Corona, Sam Smith Bakal Tunda dan Ganti Nama Album

Sam Smith bakal menunda dan mengganti nama album dengan pertimbangan masifnya penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19 yang menjadi pandemi global.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  13:01 WIB
Sam Smith - Reuters
Sam Smith - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Sam Smith mengumumkan bahwa rilis album terbarunya pada 1 Mei 2020 bakal ditunda. Selain itu, nama dari album tersebut rencananya akan diganti dari sebelumnya "To Die For".

Penyanyi asal Inggris itu menyampaikan kabar tersebut melalui sebuah unggahan di akun Twitter-nya @samsmith pada Senin (30/3/2020 ). Dia mengatakan bahwa penundaan dan penggantian nama album dilakukan dengan pertimbangan masifnya penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19 yang menjadi pandemi global yang berimbas ke banyak negara.

"Aku telah memikirkannya sungguh-sungguh selama beberapa minggu ini dan aku tetap merasa bahwa judul dan waktu rilis tidak terasa tepat, maka aku harus memutuskan untuk terus bekerja menyelesaikan album dan membuat perubahan yang diperlukan. Aku akan mengganti judul dan mengundur tanggal perilisan album. Keduanya akan aku konfirmasi saat ini. Jangan khawatir, album ini tetap akan keluar tahun ini, aku berjanji," demikian pernyataan Sam Smith.

Pelantun "Stay With Me" itu menyebut dirinya dalam waktu dekat akan menginformasikan kembali tanggal rilis dari album terbarunya. Selain itu, dia mengatakan akan tetap mengeluarkan karya musik yang baru beberapa bulan ke depan. Sayangnya, dia tidak menyebutkan dalam format apa.

Sam Smith yang lahir di London pada 19 Mei 1992 mulai dikenal luas pada tahun 2012 ketika dia terlibat lagu Latch dari Disclosure dan lagu tersebut masuk posisi 11 di chart musik Inggris.

Karir Sam Smith semakin menanjak pada 2013, lagu yang dibawakannya featuring Naughty Boy berjudul "La La La" meraih posisi puncak di chart musik Inggris pada bulan Mei 2013. Pada bulan Desember 2013, ia mendapatkan nominasi untuk BRIT Critic's Choice Award dan juga BBC's Sound of 2014.

Kemudian pada Mei 2014 dia merilis debut album studio berjudul "In the Lonely Hour" dengan label Capitol Records. Single Lay Me Down menjadi andalan dan diikuti single kedua yaitu Money on My Mind.

Sementara itu, single ketiga yang berjudul "Stay with Me" berhasil meraih posisi pertama di Inggris dan kedua di Billboard Hot 100 Amerika. Adapun, single keempat berjudul "I'm Not the Only One" berhasil meraih posisi lima besar di kedua negara tersebut.

Kesuksesan album tersebut mengantarkan Smith kepada prestasi yang lebih besar. Pada bulan Desember 2014, ia meraih 6 nominasi di Grammy Awards. Akhirnya Smith sendiri berhasil menang 4 penghargaan yaitu Best New Artist, Lagu "Stay with Me" untuk Record of the Year, Song of the Year, dan "In the Lonely Hour" sebagai Best Pop Vocal Album.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

album Virus Corona Sam Smith covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top