Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembatasan Sosial Picu Tren Baru, Konser Drive-In

Konser drive-in juga telah mulai bermunculan di AS sepanjang Mei dan Juni sebagai alternatif untuk berdiri di tengah kerumunan penonton untuk melihat musisi favorit Anda.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  16:08 WIB
Konser musik dine-in digelar untuk menghibur masyarakat di tengah pandemi virus corona (Covid-19). - @madslanger
Konser musik dine-in digelar untuk menghibur masyarakat di tengah pandemi virus corona (Covid-19). - @madslanger

Bisnis.com, JAKARTA - Virus corona telah menghentikan agenda pertunjukan musik live, tetapi di Denmark, sebuah solusi telah ditemukan dan berkembang menjadi tren yang mendunia yakni konser drive-in.

Dilansir melalui ABC Australia, penyanyi dan penulis lagu asal Denmark, Mads Langer, mengadakan pertunjukan di depan audiens yang mematuhi protokol jarak fisik dengan tetap berada di dalam mobil. Konser drive-in ini dilakukan di kota pesisir Aarhaus pada bulan lalu.

Pertunjukan ini direkam dan ditransmisikan ke frekuensi khusus sehingga para penonton dapat mendengarkan konser melalui radio mobil mereka. Apakah ini akan menjadi masa depan musik live?

"Awalnya, rasanya sangat canggung. Di atas panggung saya menyadari bahwa saya tampil untuk empat orang di setiap 500 kendaraan, bukan 2.000 orang," ujar Langer seperti dikutip melalui ABC Australia, Rabu (27/5/2020).

Dia sudah aktif bermain musik di atas panggung selama 15 tahun terakhir namun ini adalah pertama kalinya dia tampil di atas panggung konser drive-in.

Untuk berinteraksi dengan penonton, dia menggunakan aplikasi Zoom yang ditampilkan ke layar raksasa di atas panggung dan berbincang dengan para penggemarnya yang tetap tinggal di dalam mobil.

"Saya berbicara dengan mereka, apa yang kamu lakukan untuk bertahan hidup? Bagaimana kamu terpengaruh oleh pandemi? ... Akhirnya ini menjadi sesi sharing yang sangat intim bahkan di tempat yang besar," katanya.

Alih-alih bertepuk tangan, para penggemar menunjukkan penghargaan mereka dengan membunyikan klakson dan menggunakan wiper kaca depan mobil mereka. Sementara itu staf berjas hazmat menyajikan camilan dan minuman.

Gagasan konser drive-in muncul setelah Langer mendapatkan informasi bahwa lebih dari 40 festival musim panas di Eropa batal dilaksanakan akibat pandemi.

Awalnya, dia berpikir untuk melakukan streaming langsung dari ruang tamunya, atau menyiarkan pertunjukan dari arena Kopenhagen yang kosong setelah konsernya dibatalkan. Baik Langer dan penyelenggara acara berencana untuk melakukan lebih banyak konser drive-in sepanjang musim panas di Eropa.

"Saya sangat menantikan untuk bermain konser normal lagi, memeluk penonton saya dan menjadi lebih dekat dengan mereka begitu diizinkan. Tetapi sementara itu, saya pasti berpikir bahwa konsep drive-in perlu ditelusuri," katanya.

Menurut Billboard, konser drive-in juga telah mulai bermunculan di AS sepanjang Mei dan Juni sebagai alternatif untuk berdiri di tengah kerumunan penonton untuk melihat musisi favorit Anda.

Salah satunya adalah seniman elektronik Amerika, Marc Rebillet, yang telah mengumumkan tur konser drive-in pertama di Amerika pada 9 Juni mendatang.

Sebelumnya di Jerman, ratusan mobil berkumpul untuk menyaksikan konser rave drive-in yang disebut dengan Autodisco. Disko dari dalam mobil ini dilakukan secara rutin setiap akhir pekan dengan mengangkat tema disko yang beragam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konser musik Virus Corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top