Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Golongan Darah dan Faktor Genetik Pengaruhi Tingkat Keparahan Virus Corona

Temuan yang dipublikasikan dalam The New England Journal of Medicine edisi Rabu (17/6/2020), menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah A memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi virus corona dan mengembangkan gejala yang lebih buruk.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 19 Juni 2020  |  07:43 WIB
Ilustrasi sample darah yang terindikasi positif virus corona - Antara/Shutterstock
Ilustrasi sample darah yang terindikasi positif virus corona - Antara/Shutterstock

Bisnis.com, JAKARTA -- Peneliti dari Eropa mengungkapkan golongan darah seseorang dan faktor genetik lainnya dapat dikaitkan dengan tingkat keparahan infeksi virus corona. Itulah kenapa wabah Covid-19 lebih sulit diatasi dibandingkan dengan wabah lainnya.

Temuan yang dipublikasikan dalam The New England Journal of Medicine edisi Rabu (17/6/2020) itu menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah A memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi virus corona dan mengembangkan gejala yang lebih buruk.

Pada puncak epidemi di Eropa, para peneliti menganalisis gen lebih dari 4.000 orang untuk mencari variasi yang umum pada mereka yang terinfeksi virus corona hingga terserang Covid-19 yang parah.

Sekelompok varian dalam gen terlibat merespons imun lebih banyak pada penderita Covid-19 yang parah, menurut temuan mereka seperti dikutip Aljazeera.com, Jumat (19/6/2020).

Gen-gen itu juga memengaruhi protein permukaan sel yang disebut ACE2 yang digunakan virus corona untuk masuk dan menginfeksi sel-sel dalam tubuh.

Sebelumnya, para peneliti di Inggris menyatakan Dexamethasone, obat generik yang digunakan sejak 1960-an untuk mengurangi peradangan pada penyakit seperti radang sendi, mampu memangkas tingkat kematian sekitar sepertiga dari jumlah pasien virus corona parah yang dirawat di rumah sakit.

Temuan itu menjadikannya obat pertama yang terbukti menyelamatkan hidup dalam memerangi penyakit mematikan tersebut. Banyak negara memastikan memiliki obat tersebut dan pejabat juga mengakui hal itu. Akan tetapi, beberapa dokter berhati-hati dan mengemukakan kemungkinan efek samping dengan meminta untuk melihat lebih banyak data.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

darah Virus Corona covid-19
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top